oleh

Penjualan Hewan Kurban Tahun 2019 di Buaran Jaktim Meningkat

Jakarta, TribunAsia.com – Penjualan hewan kurban alami peningkatan di bulan Agustus 2019, Ahmad Fauzi mengatakan barang dagangannya laku keras di lapak Buaran 2, Jakarta Timur.

Para pedagang mengakui, hewan kurban yang diperoleh dari Purwokerto Jawa Tengah dan Malang Jawa Timur itu banyak diminati konsumen karena warnanya yang menarik.

“Alhamdulillah bagus, harga jualnya juga bagus konsumennya juga bagus. Sampai saya jual 5 ekor sapi, kambing kurang lebih 100 ekor sisa satu ekor,” jelas pedagang kepada TribunAsia.com, Minggu (11/8/2019).

Ia menambahkan, harga pasaran untuk  kambing dalam tiap ekornya mulai dari Rp 2 juta-an. Sedangkan, untuk harga sapi itu sendiri dia pasang harga dengan kisaran Rp 17 juta dalam tiap ekornya.

(Foto : TribunAsia.com/Didi Wijayanto)

“Paling murah 2 juta kambing paling mahal harganya 5 juta, karena beda gede besar bobotnya. Kalau belanja di Karang Pucung Purwokerto Jawa Tengah. Kambing posturnya panjang keluarnya (terjual) juga bagus yang minat juga cepat mau,” tandasnya.

Diketahui, dilapak tersebut nampak catatan hasil pemeriksaan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Timur.

Menurut Fauzi, momen Idul Adha tahun ini dinilai cukup bagus atas penjualan stok hewan kurban dibandingkan tahun 2018 lalu. Pedagang yang mangkal di Jalan I Gusti Ngurah Rai itu merinci saat ini dia berhasil menjual 80 ekor kambing dan 5 ekor sapi.

“Terhitung Idul Adha habis semua sisa 1. Kambing sendiri 80 ekor sapinya 5 ekor. Belanja sebulan sebelum hari H bawa kendaraan sendiri. Jauh tahun lalu, konsumen kurang minat. Mungkin banyak ketua panitia bikin arisan lebih simpel, tahun ini pada beli sendiri,” ungkapnya.

Namun, salah seorang pedagang hewan kurban lainnya juga menuturkan hal yang sama atas lonjakan penjualan. Ketika ditemui di lapak penjualan hewan kurban, Prai mengatakan penjualan kambing dan sapi berimbang.

Pasalnya, kambing yang dijajakannya itu terjual sebanyak 125 ekor. Untuk harganya sendiri, Prai memberikan harga mulai dari Rp 2,5 juta per ekor. Akan tetapi, kelas kambing super diberikan harga hingga Rp 7 juta per ekornya.

(Foto : TribunAsia.com/Didi Wijayanto)

“Alhamdulillah meninggkat dari tahun lalu. Yang ramai termasuk sapi sama kambing imbang kalau tahu lalu malah kalah kambing. Ada sekitar 125 ekor kambing (terjual). Kalau sapi cuma dikit cuma 4 ekor. Paling murah kambing 2,5 juta sampai 7 juta per ekor,” ujarnya yang mangkal ditepi jalan.

Lebih lanjut, barang dagangannya laris terjual karena banyak pelanggan tetapnya yang pesan sebelum hari H. Tidak hanya itu, pelanggan yang melintas pun kadang kala jika cocok harga tersebut langsung dibayar.

Terlebih, dia memberikan pelayanan pick up hingga sampai ketempat tinggal konsumen.

“Konsumen harian termasuk orang lain langganan tetep yang sudah tau. Harga termasuk antar paling jauh ke Cilangkap, Cibubur satu arah dan Bekasi,” pungkasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *