oleh

Gabungan Aksi Roda Dua Kirimkan Surat Terbuka ke CEO Gojek

Jakarta, TribunAsia.com – Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia, menyampaikan bahwa bersama Driver Online gabungan dari R2 dan R4 mitra Gojek, pada hari Senin 5 Agustus 2019, melakukan aksi damai di Kantor Pusat Gojek di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan.

Dalam tuntutan Aksi 508, Garda Indonesia telah mengirim surat terbuka kepada CEO Gojek Indonesia, Nadiem Makarim pada hari Sabtu 3 Agustus 2019 yang ditembuskan kepada Presiden RI, Ketua Komisi V RI, Menteri terkait lainnya seperti Menteri Perhubungan dan Menteri Kominfo.

Garda Indonesia juga berharap Nadiem dapat menemui perwakilan driver online gabungan R2 dan R4 untuk menyampaikan aspirasi tuntutan driver online kepada Gojek Indonesia secara langsung.

Adapun permohonan tuntutan Garda Indonesia adalah sebagai berikut :

1.OPEN SUSPEND, kami mohon pada manajemen Gojek untuk dapat membuka suspensi bagi mitra Gojek R2 yang masih dapat ditoleransi, agar rekan-rekan kami dapat melanjutkan tugasnya mencari nafkah kembali dengan menjadi mitra Gojek yang lebih disiplin dan mengikuti aturan yang berlaku di Gojek.

2.PENINJAUAN DAN PENGAKTIFAN KEMBALI STATUS PUTUS MITRA, sesuai aturan dalam Permenhub No.12 tahun 2019 pada Pasal 14, maka kami mohon agar manajemen Gojek dapat meninjau kembali dan mengaktifkan kembali driver Gojek R2 yang terkena sanksi Putus Mitra, selagi bukan karena pelaku/terlibat kriminalitas.

Dua point utama tersebut, disampaikan Presidium Nasional GARDA Indonesia, Igun Wicaksono sebagai tuntutan permohonan Garda Indonesia pada pimpinan dan manajemen Gojek Indonesia untuk dapat ditindak lanjuti. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *