oleh

Bina Kerukunan, Panitia Qurban Berasal Lintas Agama

Depok, TribunAsia.com – Warga Perumahan Lembah Griya Indah, Cipayung, Kota Depok semarak rayakan Hari Raya Qurban Iduladha 1440 Hijriyah ini. Sejumlah hewan sapi dan kambing dikurbankan. Di Masjid Jami Al Hidayah warga membina kebersamaan dengan melibatkan warga lintas agama yang tinggal di perumahan ni kepanitiaan.

Pantauan TribunAsia. Disebutkan Ketua Rukun Warga (RW) 09, Kelurahan Cipayung Raya Endang Sungkono makna siraturrahim dan kebersamaan berjiran sangat dijaga oleh warga. “Ada seratusan orang yang aktif  jadi panitia qurban hari ini.Karena  warga Limbah Griya Asri di RW 09 ini dengang latar belakang agama beraga maka kita juga ajak mereka seperti dari Kristen,Budha, dan Hindu ikut  jadi panitia qurban. Ini bentuk kerukunan bertetangga. Mareka juga mendapatkan daging hewan qurban ini  seperti warga yangalin,” ujar Endang Sungkono bersama  tokoh masyarakat setempat Abdul Thalib, Minggu (11/8/2019).

Ketua Rukun Warga (RW) 09, Endang Sungkono.

Di Masjid Al Hidayah ini, sesuai penanganan dan pembagian daging, disertai dengan makan siang bersama berjamaah. Sajian menu kenduri dimasak oleh ibu-ibu di RW 09  Lembah Griya Indah ini.

disebutkan Abdul Thalib, di bertempat di Masjid Al Hidayah ini ada delapan sapi dan 19 kambing yang diqurbankan. “Qurban ini adalah dari warga dan untuk warga. Sama-sama kita hidup rukun bertetangga. Semua dilibatkan untuk kebersamaan. Dan merayakan Hari Raya Qurban ini kepanitian bersama-sama walau beda agama sudah sering kami lakukan. Tentu saja Warga Hindu mendapat daging kambing,” jelas Abdul Thalib.

Keguyuban sangat terasa antar warga. Di RW 09 Lembah Griya Asri ini membagikan daging qurban kepada sembilan ratus keluarga. Selain di lingkungan ini, panitia juga menyalurkan kepada warga di RW 07, 08, dan 13 yang bertetangga. Selain di Masjid Al  Hidayah, warga perumahan ini juga melakukan qurban di Mushalla Baiturrahim.

Pembagian daging qurban ini, panitia membuat ketentuan melalui ketua ketua-ketua rukun tetangga masing-masing. Hal ini  untuk memudahkan warga dan menghindari penumpukan orang. Masing-masing warga penerima mendapatkan 1 kg daging. (HIR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *