oleh

Teladani Nabi Ibrahim Mendidik Anak

Jakarta, TribunAsia.com – Momentum perayaan Idul Adha 1440 H merupakan ajang melakukan refleksi total terhadap tahapan perjalanan manusia, setiap orang pasti pernah melakukan khilaf dan penyelewengan dalam hidupnya, oleh sebab itu ada masa dimana Manusi perlu berhenti sejenak lalu memeriksa sejauh mana dirinya telah melakukan kebaikan dan keburukan. Ada beragam pelajaran berharga bisa dipetik dalam suasana Idul Adha, salah satunya kepiawaian Nabi Ibrahim AS dalam mendidik anaknya Ismail.

Dalam sejarah telah dipahami bersama, Ismail yang masih berusia sangat belia diperhadapkan dengan ujian penyembelihan terhadap dirinya, bagi seorang manusia jangankan anak-anak bahkan orang dewasa pun belum tentu mau menerima ujian super berat itu, akan tetapi Ismail membuktikan diri mampu melalui ujian tersebut.

Demikian pemaparan yang disampaikan Khatib Sholat Idul Adha, Ustadz Basuki, saat membawakan hikmah Idul Kurban di Mesjid Al Hidayah Kembangan Utara Jakarta Barat.

“Ismail merupakan contoh luar biasa dari pengabdian seorang anak kepada orang tuanya” ucapnya, Ahad (11/8).

Para orang tua zaman sekarang perlu membaca kembali Sirah perjalanan keluarga Nabi Ibrahim, bagaimana Ibrahim dengan ketekunan dan kesabaran luar biasa mampu membesarkan anak seperti Ismail.

“Penting bagi orang tua zaman sekarang mencontoh lagi apa yang dilakukan Ibrahim dalam mendidik dan membesarkan Ismail” imbuhnya.

Tidak akan mungkin lahir anak berkepribadian baik dan sholeh bila orang tuanya jauh dari perilaku sholeh, hal tersebut sama saja mengharapkan kebaikan kepada anak tanpa berupaya mengarahkan anak, itu mustahil.

“Anak Sholeh itu tergantung dari cara dan contoh yang diberikan orang tua kepada anaknya” pungkasnya.

Sangat penting bagi pasangan yang telah menikah agar terus belajar menjadi orang tua yang baik, orang tua yang paham dengan baik cara mendidik anak agar tumbuh besar menjadi manusia yang dirindukan agama.

“Menjadi orang tua bukan berarti berhenti belajar, justru harus semakin giat belajarnya, belajar menjadi itang Tia yang baik, ini sangat penting di perhatikan” terangnya.

Rangkaian pelaksanaan Sholat Idul Adha berjalan lancar dan aman, ruangan mesjid yang besar dan bertingkat tidak mampu menampung seluruh jamaah, sebagian jamaah menggelar sholat di luar mesjid, namun hal ini sudah diantisipasi panitia, mereka menyediakan terpal berukuran besar untuk menampung jamaah yang terpaksa sholat di luar mesjid. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *