oleh

Pentingnya Mengaji

TribunAsia.com

Tentang Makna Huruf Hijayah

Seorang Yahudi mendatangi Rasul Allaha صلى الله عليه وسلم seraya bertanya, “Apa makna huruf hijaiyah?”. Rasul Allaha صلى الله عليه وسلم berkata kepada علي ابن ابي طالب A’laya Abana Abaya Thoalaba (Ali abana Abi Thalib), “Jawablah pertanyaannya, wahai Ali!”.

Kemudian Rasul Allaha berdoa, “Ya Allaha, jadikanlah dia berhasil dan bantulah dia”. Ali berkata “Setiap huruf hijaiyah adalah nama-nama Allaha”. Ia melanjutkan:

Alif (ا) : اسم الله (Asama Allaha) nama Allaha, yang tiada Tuhan selain-Nya. Dia selalu hidup, Maha Mandiri dan Maha Kuasa.

Ba’ (ﺏ): البقا (Al Baqoa) Maha Kekal, setelah musnahnya makhluk.

Ta (ﺕ): التوب (Al Tawaba) Maha Penerima Taubat dari hamba-hamba-Nya.

Tsa’ (ﺙ): الثبۃ (Al Tsabata) Yang Menetapkan keimanan hamba-hamba-Nya.

Jim (ﺝ) : جل (Jala Tsanawaha) Yang Maha Tinggi Pujian-Nya, kesucian-Nya, dan nama-nama-Nya yang tiada berbatas.

Ha’ (ﺡ) : الحق (Al Haqo, Al Haya Wa Al Halayama) Yang Maha Benar, Maha Hidup, dan Maha Bijak.

Kho (ﺥ) : الخبر (Al Khobaro) Yang Maha Tahu dan Maha Lihat. Sesungguhnya Allaha Maha Tahu apa yang kalian kerjakan.

Dal (ﺩ) : ديان (Dayaana Yawama Al Dayana) Yang Maha Kuasa di Hari Pembalasan.

Dzal (ﺫ) : ذا (Dzaa Al Jalala Wa Al Akaroma) Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

Ro (ﺭ) : الروف (Al Rowafa) Maha Sayang.

Zay (ﺯ) : زين (Zayana Al Maa’badayana) Kebanggaan Para Hamba.

Sin (ﺱ) : السمع (Al Samaa’ Al Bashoro) Maha Dengar dan Maha Lihat.

Syin (ﺵ) : شكر (Syakaro) Maha Penerima ungkapan terima kasih dari hamba-hamba-Nya.

Shod (ﺹ) : الصدق (Al Shodaqo) Mahajujur dalam menepati janji. Sesungguhnya Allaha tidak mengingkari janji-Nya.

Dhod (ﺽ) : الضار (Al Dhoaro Wa Al Nafayaa’) Yang Menangkal Bahaya dan Mendatangkan Manfaat.

Tho (ﻁ) : الطهر (Al Thoharo Wa Al Mathoharo) Yang Mahasuci dan Menyucikan.

Zho (ظ) : ظهر (Zhoharo) Yang Tampak dan Menampakkan Kebesaran-Nya.

Ain (ﻉ) : العلم (Al A’lama) Yang Maha Tahu atas segala sesuatu.

Ghoin (ﻍ) : غيث المستغثين (Ghoyatsa Al Masataghotsayana) Penolong bagi yang memohon pertolongan dan pemberi perlindungan.

Fa (ف) : فالق الحب و النوي (Faalaqo Al Haba Wa Al Nawaya) Yang menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan.

Qof (ﻕ) : القاهر (Al Qoaharo) Yang Mahakuasa atas makhluk-Nya.

Kaf (ﻙ) : الكفي (Al Kafaya) Yang Memberikan kecukupan bagi semua makhluk, tiada yang serupa dan sebanding dengan-Nya.

Lam (ﻝ) : لطيف (Lathoyafa) Maha Lembut terhadap hamba-hambaNya dengan kelembutan khusus dan tersembunyi.

Mim (ﻡ): ملك (Malaka Al Danayaa Wa Al Akhorota) Pemilik dunia dan akhirat

Nun (ن) : نور (Nawaro) Cahaya langit, cahaya bumi,dan cahaya hati orang-orang beriman.

Wau (ﻭ) : الوحد (Al Wahada) Yang Maha Esa dan tempat bergantung segala sesuatu.

Haa (ه) : الهدي (Al Hadaya) Maha Pemberi Petunjuk bagi makhluk-Nya. Dialah yang menciptakan segala sesuatu dan memberikan petunjuk.

Lam Alif (لا) : لا اله الا الله (Laa Alaha Alaa Al Laha) Tiada yang di sembah selain Allaha.

Ya (ﻱ): يد الله بسيط للخلق (Yada Al Laha Basayatho Lalakholaqo) Tangan Allaha terbuka bagi makhluk. Kekuasaan dan kekuatan-Nya meliputi semua tempat dan semua keberadaan Rasul Allaha bersabda, ”Wahai Ali, ini adalah perkataan yang Allaha rela terhadapnya.”

Dalam riwayat di jelaskan bahwa Yahudi itu masuk Asalaama (اسلام) setelah mendengar penjelasan Ali.

Penulis : Syahrul E. Dasopang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *