oleh

Interpreter Jelaskan Karena Paspor dan Visa Warga Negara Nigeria Didenda Rp 25 juta di PN Jaktim

Jakarta, TribunAsia.com – Interpreter atau penerjemah bahasa lisan mengatakan, Chujioke Christian Egbuna warga negara asing asal Nigeria didenda Rp 25 juta di PN Jaktim.

Dalam percakapan diruang sidang, Terdakwa sendiri tidak dapat berkomunikasi dengan bahasa Indonesia. Diketahui, pria yang mengenakan rompi orange dengan didampingi penerjemah bahasa diamankan petugas Imigrasi karena tidak memiliki kelengkapan Paspor.

“Dia (WNA) miliki dokumen waktu masuk ke Indonesia seperti paspor dan visa. Kronologi dia masuk ke Indonesia itu keterangan terdakwa,” kata Drs, Marias sebagai Interpreter kepada TribunAsia.com.

Ia menambahkan, Chujioke disidangkan karena dokumen kelengkapan memasuki negara Indonesia tersebut tidak dilengkapi. Menurut Marias, warga negara asing yang divonis 2 bulan kurungan oleh Majelis Hakim PN Jaktim tersebut paspor ataupun visa milik dia dibawa oleh orang dekat Terdakwa.

“Tadi dia bilang yang sanggup 5 juta karena paspor dibawa oleh orang yang dipercaya dan memperdayai dia,” jelas penerjemah bahasa di pelataran pengadilan, Jum’at (2/8/2019).

Namun demikian, Alek Adam Faisal, SH MH selaku pimpinan sidang PN Jaktim menyampaikan, Chujioke Christian Egbuna diyakinkam bersalah dan merugikan negara. Kata dia, dengan memperhatikan tuntutan dari JPU, jika Terdakwa tidak membayar denda maka akan dikurung selama 2 bulan lamanya.

“Kamu dituntut 25 juta rupiah. Kalau kamu nggak mau kamu dikurung 2 bulan,” kata ketua majelis hakim.

Akan tetapi, Donal selaku penuntut umum menegaskan dari tuntutan dan denda yang sebelumnya dikenakan niminal Rp 25 juta kini menjadi Rp 20 juta.

Lantas, bila Chujioke Christian Egbuna tidak dapat memenuhi denda Rp 20 juta dipaparkan JPU akan diganti hukuman kurungan badan selama 1 bulan 15 hari terhitung putusan yang dikuatkan Majelis Hakim.

“Denda 20 juta jika tidak sanggup dibayar diganti dengan pidana kurungan 1 bulan 15 hari,” ungkap Donal, SH bersama Handri, SH. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *