oleh

Ketum Astrabi Berharap Pesilat Betawi Harus Memiliki Kualitas Hidup

Jakarta, TribunAsia.com – Anwar Albatawi selaku Ketua Umum Asosiasi Silat Tradisi Betawi Indonesia (Astrabi) berharap, pesilat Betawi dapat merasakan kesejahteraan melalui pelatihan bisnis baik dilakukan dipemukimannya sendiri maupun usaha kecil lainnya. Selain itu, pemerintah diharapkan bisa bersinergi dengan masukan Seni dan Budaya Betawi kedalam mata pelajaran muatan lokal di DKI Jakarta.

“Pengusaha-pengusaha kecil. Atau usaha rumahan yang pada akhirnya bisa meningkatkan kualitas hidup mereka. Yang yang saya harapkan sesegera mungkin mengkurikulum kan muatan lokal di DKI itu yang kita harapkan,” tandasnya, Minggu (28/7/2019).

Terlebih, dia meminta kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk segera membuat Peraturan Gubernur tentang seni budaya asal Betawi. Dalam Festival tersebut, berbagai kesenian Betawi ditampilkan dan dihadiri berbagai organisasi masyarakat Betawi.

Namun, perwakilan pemerintah daerah pun menyaksikan kegiatan yang disuguhkan oleh pelaku kesenian dan bela diri yang berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu. Dengan demikian, dikatakan Astrabi, pemerintah harus lebih serius dan fokus terhadap kesenian maupun kebudayaan.

“Sebagai pelaku seni budaya khususnya silat mendorong pemerintah DKI untuk segera mempergubkan terutama terkait dengan silat. Tanggapan masyarakat ke luar biasa apresiasi seni ini acara ada ondel-ondel ada tanjidor dan dari pihak Pemda support juga kepala dinas olah raga dari disparbud datang dan dan support juga dari Forkabi dan FBR juga datang,” sambung Anwar.

Sementara, melalui wadah Astrabi, dia menyampaikan rasa syukur kepada perguruan silat yang tergabung didalamnya. Dalam hal ini, Astrabi tidak sendiri akan tetapi bersinergi dengan yang lainnya untuk mewujudkan dan melestarikan budaya lokal di DKI Jakarta.

“Ini bagian dari bagaimana cara mengembangkan syukur yang sudah dilakukan Astrabi. Dampak positif pada perguruan yang tergabung di Astrabi itu yang kami syukuri. Bahwa saya dan teman-teman yang lakukan ini tidak hanya sendirian,” urainya.

Melalui Festival Rawajati, Asosiasi Silat Tradisi Betawi Indonesia (Astrabi) dan Lembaga kebudayaan Betawi (LKB) telah menampilkan kesenian asli beladiri Betawi.

Anwar Albatawi selaku Ketua Umum Astrabi mengatakan, pihaknya belum bisa mengangkat harkat dan martabat para pesilat Betawi. Akan tetapi, dia berencana akan meningkatkan kualitas pelaku silat melakukan jalur ekonomi dibidang UMKM.

“Astrabi belum bisa mengangkat harkat martabat pesilat. Tetapi Astrabi adalah sebuah objek dan subjeknya adalah manusianya bagamana kita bisa meningkatkan cita-cita kedepannya tapi tidak gampang untuk meningkatkan ekonomi para pelaku silat,” kata Anwar.

Ia berharap, pesilat Betawi dapat merasakan kesejahteraan melalui pelatihan bisnis baik dilakukan dipemukimannya sendiri maupun usaha kecil lainnya. Selain itu, pemerintah diharapkan bisa bersinergi dengan masukan Seni dan Budaya Betawi kedalam mata pelajaran muatan lokal di DKI Jakarta.

“Pengusaha-pengusaha kecil. Atau usaha rumahan yang pada akhirnya bisa meningkatkan kualitas hidup mereka. Yang yang saya harapkan sesegera mungkin meng kurikulum kan muatan lokal di DKI itu yang kita harapkan,” ujarnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *