oleh

Akademisi Nasional Nilai Syamsuddin Alimsyah Sangat Layak Maju Pilkada Bulukumba

Jakarta, TribunAsia.com – Dukungan kepada Syamsuddin Alimsyah untuk maju dalam Pilkada Bulukumba terus bertambah, setelah sebelumnya dukungan datang dari kalangan politisi, praktisi, pengusaha nasional, kini giliran tokoh akademisi Nasional, DR. Safinuddin Hammada, memberikan dukungan kepada Syamsuddin Alimsyah untuk bertarung dalam Pilkada Bulukumba 2020, Safinuddin Hammada merupakan dosen Universitas Paramadina, ia dikenal produktif melahirkan karya buku, tulisannya juga menghiasi koran nasional, selain itu Safinuddin Hammada juga merupakan Sekjend DPP Sarikat Islam, ormas Nasional yang punya pengaruh besar di Indonesia.

Syamsuddin Alimsyah selaku Direktur KOPEL Indonesia dinilai memiliki pengalaman panjang dan matang dalam membangun mitra dengan gerakan masyarakat sipil, kerja pendampingan masyarakat memang telah lama digeluti putera asli Herlang Kajang ini, ia dinilai memiliki kompetensi mewujudkan pemerintahan bersih dan kuat.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

“Syamsuddin Alimsyah memiliki pengalaman dalam bermitra dengan gerakan masyarakat sipil untuk mendorong terwujudnya pemerintahan bersih dan kuat” jelas Safinuddin, Sabtu (27/7).

Dengan pengalaman panjang dalam gerakan masyarakat sipil, menyebabkan Syam memahami dengan baik masalah utama yang berkembang di tengah masyarakat, serta telah punya gagasan dalam mengatasi ragam masalah tersebut.

“Berbekal itulah Syamsuddin Alimsyah amat layak berkompetisi dalam Pilbup Bulukumba tahun depan, Aktivitas Syamsuddin Alimsyah di Kopel sebenarnya sudah cukup menjadi modalnya maju ke Pilbup Bulukumba” ungkapnya.

Syam yang juga merupakan suami Anggota DPR RI Andi Mariattang, memang sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Bulukumba, Syam dianggap sebagai figur alternatif yang bisa mewujudkan Bulukumba Baru yang lebih jaya, jaringan nasional dan internasional yang dimiliki Syam akan membantu mempercepat pembangunan Bulukumba tanpa harus bergantung pada APBD.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *