oleh

Krisna Mukti : Rata-Rata Personil Srimulat Pengguna Narkoba

Jakarta, TribunAsia.com – Penyanyi dangdut sekaligus politikus Krisna Mukti mengatakan, tak sedikit personel grup lawak Srimulat mengomsumsi narkoba.

Hal itu diungkap pesohor kelahiran 5 Februari 1969 itu saat mengomentari kasus narkoba yang menjerat Nunung.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

“Kalau mau jujur, hampir rata-rata pemain Srimulat adalah pemakai (narkoba). Yah, tahu sama-tahu lah sesama entertainer,” kata Krisna Mukti saat menjadi bintang tamu acara Pagi Pagi Pasti Happy, Rabu (24/7).

Diketahui, setidaknya ada empat personel Srimulat yang sempat merasakan hotel prodeo karena terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Di antaranya Doyok, Tessy, Polo, almarhum Gogon.

Kabul Basuki alias Tessy ditangkap di kediamannya kawasan Bekasi, Jawa Barat, pada 23 Oktober 2014. Saat penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu.

Almarhum Gogon tersandung kasus narkotika pada 2007. Saat itu polisi menangkap komedian bernama Margono itu karena memiliki narkotika jenis ekstasi. Gogon ditangkap polisi di kediamannya di kawasan Tangerang, Banten.

Polo bahkan pernah dua kali ditangkap polisi karena kasus narkotika. Pertama pada tahun 2000 dan divonis 7 bulan penjara. Kemudian pada tahun 2004, Polo kembali ditangkap polisi dalam kasus yang sama.

Sementara, Doyok pernah tersandung kasus narkotika pada tahun 2000. Doyok ditangkap karena memakai narkotika jenis sabu-sabu. Dia kemudian divonis satu tahun penjara.

Terakhir, Tri Retno Prayudati alias Nunung ditangkap bersama suaminya, July Jan Sambiran di kediamannya pada Jumat (19/7). Dari hasil penangkapan itu, polisi menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,36 gram dan alat isap. (YH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *