oleh

Sekda Wakili Bupati Buru Buka Kegiatan Rakor Inovasi Desa

Namlea, TribunAsia.com – Bupati Buru Ramly Umasugi dalam sambutan pembukaan Acara Rapat Koordinasi Inovasi Desa ini diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buru Drs.A.Assagaf, dengan resmi membuka acara rapat yang dipusatkan di ruang rapat penginapan Isnah Namlea, Selasa (16/07/2019).

Dalam sambutan bupati Buru yang diwakili Sekda Assagaf Menyampaikan Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten program Inovasi Desa tahun 2019, dipandang penting untuk memberikan penjelasan.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

Sekaligus membangun Kesepahaman kita semua terkait pokok kebijakan kegiatan program Inovasi Desa yang telah luncurkan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDTT) sejak tahun 2017 lalu dan terlebih khusus mengenai peluang peranan dan kontribusi semua pihak dalam memperkuat pendampingan desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Program Inovasi Desa sendiri merupakan upaya Kementeriam Inovasi Desa (PDTT) dengan dukungan Bank Dunia untuk memperkuat pendampingan desa yang diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan dana desa yang lebih berkualitas dan inovatif melalui pengelolaan pengetahuan dan Inovasi Desa (PPID) Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa menyediakan berbagai praktek serdas pengolaan pembangunan desa sehingga dapat dikembangkan, dipertukarkan dan direplikasikan antar desa, antar wilayah dan daerah untuk mempercepat perubahan desa menjadi lebih kuat, mandiri, sejahtera, dan demokratis sesuai harapan dan visi undang-undang desa, ungkap Assagaf.

Lanjutnya kini dalam membangun desa, melalui pengelolaan pengetahuan, desa-desa juga akan didampingi untuk mendokumentasikan, akan meninjau hasil dan dampak keberhasilan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sehingga keseluruhan pembelajaran kegiatan kegiatan tersebut dapat dikembangkan dan ditiru oleh desa lain, bahkan dapat mendorong dukungan dan keterlibatan dari berbagai pihak termasuk dari perguruan tinggi, lembaga sosial masyarakat, ssosoasi profesi dan dunia usaha untuk turut mengambil bagian dalam pendampingan desa.

Dalam sambutannya Assagaf yang mewakili bupati Buru menandaskan Rapat Koordinasi Tim Inovasi Kabupaten Program Inovasi Desa (PID) Kabupaten Buru tahun 2019 ini, juga di desain menjadi titik dimulainya Program Inovasi Desa di Kabupaten Buru, yang di tingkat provinsi sebelumnya telah ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Kerjasama Program Inovasi Desa antar Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Maluku dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Buru.

Harapan kami dengan di tandatangani kesepakatan kerjasama dimaksud, maka pengendalian, pembinaan pengawasan dan fasilitasi program di tingkat Kabupaten Buru juga dapat segera dilaksanakan baik agenda-agenda pengelolaan dan pengetahuan Inovasi Desa khususnya Penangkapan Inovasi Desa (Capturing) maupun Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa serta pengawalan komitmen replikasi inovasi pada Perencanaan Pembangunan Desa tahun 2020 yang ditargetkan sampai pertengahan Oktober dapat berjalan dengan baik. Akhir kata dalam sambutannya semoga usaha dan kerja kita menjadi inspirasi terus memajukan daerah Bupolo yang kita cintai ini, pinta Sekda Buru. (Grace)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *