oleh

Pantai Lariti, Wisata yang Bukan Sekedar Pantai

Bima, TribunAsia.com – Bercerita tentang NTB mungkin sebagian besar orang hanya akrab dengan Lombok, daerah objek wisata yang telah mendunia dengan label wisata halal, namun NTB bukan hanya Lombok, terdapat daerah lain di NTB yang alamnya menyajikan wisata menarik, salah satu daerah tersebut adalah Bima, tempat ini memiliki pemandangan alam menarik, dari atas udara eksotisme alam Bima sangat nampak, Lariti adalah salah satunya, Pantai Lariti bukan sekedar pantai.

Dua tahun belakangan ini Pantai Lariti menjadi objek wisata yang menarik perhatian pengunjung, sebabnya Lariti tidak bisa disebut pantai biasa, pemandangan alam yang indah bercampur pulau kecil di sekitar pantai sangat memanjakan mata pengunjung, sangat cocok melepas penat sambil mencari inspirasi baru.

“Lariti ini bukan hanya pantai, Lariti memiliki bentangan alam indah sehingga orang beramai-ramai kesini” jelas Maryam, pengunjung Pantai Lariti, Jumat (12/7).

Salah satu momen paling ditunggu di Lariti adalah “laut terbelah” apakah itu nyata? Ya sangat nyata, Anda akan terbuat kagum bila menyaksikannya sendiri, bila selama ini pemandangan laut terbelah hanya populer di luar negeri, salah satunya di India, ternyata Indonesia juga memiliki pemandangan tersebut, Lariti membuktikannya.

Pemandangan laut terbelah terjadi setiap hari di Lariti, tepatnya mulai sekitar pukul 14.00 waktu setempat hingga sore hari. Pemandangan laut terbelah memanjang mulai dari pinggir pantai hingga ke pulau kecil yang posisinya jauh ke dalam pantai.

“Laut terbelah ini yang paling ditunggu setiap wisatawan, tak jarang mereka rela menunggu berjam-jam demi meliat langsung fenomena laut terbelah disini” ungkap Maryam.

Bagi anda yang gemar berfoto, Lariti juga menyediakan spot menarik untuk berfoto, ada beberapa ayunan yang posisinya di pinggir pantai, ada juga yang berada di dalam air, basah sedikit demi berfoto bukan masalah, iya kan.

Penataan pariwisata di Lariti terbilang baik, tempat beristirahat yang mengarah ke pantai diatur berjejer rapi, bagi anda yang ingin melakukan ibadah sholat tidak perlu khawatir, mushollah tersedia dekat tempat peristirahatan, fasilitas toilet juga tersedia dengan air tawar, pengunjung bisa dengan mudah berganti pakaian sambil membasuh badan setelah berenang di pantai.

Lariti yang tepatnya berada di Sape, Kabupaten Bima memang membutuhkan perjuangan lebih untuk menjangkaunya, bila anda menempuh jalur udara, setelah mendarat di Bandara Bima anda masih harus menempuh perjalanan darat sekitar dua jam tiga puluh menit, bila pilihannya jalur laut, anda juga masih harus menempuh jalur darat sekitar dia jam, namun tidak perlu khawatir, sepanjang perjalanan ke Lariti mata anda akan disuguhi panorama alam yang indah, selamat mencoba. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *