oleh

DKI Jakarta Jajaki Kerjasama dengan BUMD Pemprov NTB

Jakarta, TribunAsia.com – Dalam rangka menjajaki kerjasama sektor pangan antara pemerintah provinsi DKI Jakarta dengan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) DKI Jakarta mengundang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta.

Dalam kesempatan itu, kata Salman Diandra Anwar turut dihadiri Direktur Utama PD Pasar Jaya, Johan Ramadhon dibidang pangan dan perpasaran. Namun, Ia menambahkan, selain pangan juga dihadiri Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas KPKP DKI Jakarta, Tim BI.

“Cluster pangan dan perpasaran yakni melalui PD Dharma Jaya dengan dihadiri langsung oleh Direktur Utama, Johan Ramadhon. Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arif Nasruddin, Direktur Utama PT Food Station Cipinang Jaya, Arief Adi Prasetyo, Mujiati, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas KPKP DKI Jakarta,” Salman Dianda Anwar selaku Sekretaris Badan Pengawas, Jum’at, 5 Juli 2019.

Kujungan Delegasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi DKI Jakarta itu sendiri dijelaskan Salman, delegasi dipimpin langsung Hamid Ponco selaku KPW Bank Indonesia DKI Jakarta. Belasan dari tim tersebut diterima langsung oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Nusa Tenggara Barat, Achris Sarwani.

“Rombongan yang berjumlah 15 orang ini mendapat sambutan hangan dalam jamuan makan malam di rumah Dinas Kepala Perwakilan BI Provinsi Nusa Tenggara Barat, Achris Sarwani,” jelasnya.

Disamping itu, dalam pertemuan pun nampak sejumlah pimpinan BUMD Nusa Tenggara Barat baik dibidang peternakan dan perdagangan. Kerjasama tersebut menurut Salman, tentang kebutuhan warga Jakarta yang bersumber dari produk lokal Nusa Tenggara Barat.

“Tampak hadir juga dalam pertemuan ini, Direktur Utama PT Gerbang NTB Emas (BUMD NTB), Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTB, Dinas Perdagangan dan anggota tim TPID NTB lainnya,” kata dia.

Lebih jauh, Salman mengatakan, DKI Jakarta menjadi referensi, kunjungan dan contoh bagi daerah lain dalam pengendalian inflasi daerah karena kemampuan mengendalikan tingkat inflasi dengan kerjasama pihak terkait yang tergabung di TPID.

“Meski sebagian besar pasokan pangannya berasal dari berbagai daerah sentra. Hal ini juga karena adanya BUMD pangan dan perpasaran yang salah satu tujuan utama pembentukannya dalam rangka kedaulatan pangan,” tandasnya.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkifliansyah dalam sambutannya berharap Pemprov DKI Jakarta khususnya BUMD Cluster Pangan dan Perpasaran dapat menjalin kerjasama dalam rangka pemenuhan berbagai bahan pangan dan produk lokal.

“Selamat datang para delegasi TPID DKI Jakarta, kami berharap kunjungan ini dapat melahirkan kerjasama kongkrit antara NTB dan DKI Jakarta melalui BUMD kami, GNC dengan Perusahaan Daerah DKI Jakarta. Kami mempunyai memiliki produksi ternak seperti sapu, jagung, beras, kopi serta produk-produk pangan lainnya,” ujar Gubernur NTB. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *