oleh

Tentang Bela Negara, Wiranto: Seakan-Akan Ada Ancaman Militer Pengertian Publik

Jakarta, TribunAsia.com – Bela Negara memiliki versi yang berbeda-beda terutama di mata masyarakat disela-sela pelantikan Sekretaris Dewan Ketahanan Nasional (Sekwantanas) selaku Menko Polhukam Wiranto menjelaskan, kata dia masyarakat menilai bela negara adalah bagian dari ancaman militer.

“Cuma masalah bela negara ini beberapa versi seakan-akan ada ancaman militer pengertian publik juga begitu tentang bela negara hanya melihat saja yang kita fokuskan,” tegasnya, Rabu 3 Juni 2019.

Menko Polhukam menambahkan, justru ancaman yang berpotensi yang bisa masuk diantaranya masalah ekonomi dan narkotika. Terlebih, ekonomi, pangan serta narkotika tersebut adalah ancaman yang akan masuk kedalam dimensi kehidupan selain ancaman pertahanan.

“Banyak ancaman lain selain militer sekarang yang muncul ancaman-ancaman yang masuk dalam dimensi kehidupan kita. Ancaman ekonomi bisa ancaman pangan bisa ancaman narkotika bisa,” kata Wiranto di Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Kendati demikian, illegal fishing dan illegal logging dianggap merupakan ancaman yang akan terjadi.  Namun, Wiranto juga menyatakan untuk mengantisipasi tersebut, pihaknya berupaya untuk meningkatkan ketahanan nasional kepada masyarakat.

Rencana kedepan, Kemenko Polhukam akan memfokuskan sistem bela negara agar masyarakat dapat memahami tujuan tersebut.

“Ancaman apa dan cara penanggulangannya apa saja kemudian disosialisasikan kepada masyarakat sehingga sebagai satu upaya meningkatkan ketahanan nasional,” jelasnya.

Disamping itu, terkait penanganan proses perkara kerusahan yang terjadi perihal pemilu, Menko Polhukam menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Menurut dia, jika mempertanyakan permasalahan kerusuhan tidak tepat di Kemenko Polhukam dia lebih menyarankan ke Polri.

“Tanya Polri ini kan proses penyidikan bukan di Polhukam dipolri. Karena kalau nanya di sini tidak tepat karena pertanyaan kemajuan tentang penyidikan,” sebutnya.

Dia berharap, dalang kerusuhan dan pengungkapan tokoh-tokoh yang terlibat aparat kepolisian dapat segera mengungkapkan ke publik. Saat ini proses penyelidikan masih ditangani pihak kepolisian. Wiranto menambahkan, tokoh-tokoh penggerak kerusuhan dapat terbongkar.

“Apakah itu soal ungkapan tokoh-tokoh penggeraknya dalangnya itu di Polri dan secepatnya bisa dibongkar oleh Polri,” tutur mantan Pangab. (Dw)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *