oleh

Tidak Ingin Indonesia Pecah Belah, Emak-Emak Orasi Lantang di Komnas HAM

Jakarta, TribunAsia.com – Emak-emak orasi dengan lantang didepan kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang tidak ingin negara Indonesia dipecah belah. Meskipun, usia tak lagi belia, namun tidak menyurutkan semangat wanita berusia 68 tahun itu untuk menyampaikan aspirasi didepan gerbang Komnas HAM Jalan Latuharhary No.4 Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Asmawati, dia turun ke jalan karena peduli akan generasi penerus bangsa dan tidak ingin negara Indonesia dikuasai oleh bangsa asing. Dia mengatakan, jika dikuasai asing kedepan masa depan bangsa akan jatuh miskin.

“Saya emak-emak tidak ingin kita dipecah belah, kita dipecah belah golongan dan agama. Saya berdiri sejak tahun 45, saya peduli karena saya tidak mau negara kita dikuasai asing, negara kita dirampok dan dimiskinkan,” tegas dia, Jum’at 28/6/2019).

Massa yang membawa bendera kuning itu juga mengatakan, jika dipimpin oleh presiden yang pro terhadap asing bangsa Indonesia akan diperbudak bangsa lain.

“Kalau dimiskinkan, kita akan diperbudak. Kemana pemuda kita ?. Rakyat kita kembali ke zaman kemerdekaan 45. Saya tersinggung rakyat kita dibilang miskin. Kita menuntut secara konstitusional,” ujarnya.

Selain itu, emak-emak asal dari Depok, Jawa Barat turut menuturkan atas kecurangan yang terjadi ketika proses pemilihan umum berlangsung. Sri merasa sedih kecurangan pemilu tahun 2012 dan pemilu 2019 kembali terjadi dilakukan rezim pemerintahan Jokowi.

“Atas nama rakyat kecil kami sangat sedih dari 2012 kami selau dicurangi oleh siapa si Jok. Siapa yang memipin dimuka bumi ini, mau tidak dipimpin Yahudi. Hai kalian jangan jadi pengecut. Kalian jangan takut kami ingin pemimpin yang jujur dan mengayomi,” tegas emak-emak. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *