oleh

Mundurnya Pendukung 02 dari MK Diwarnai Isak Tangis

Jakarta, TribunAsia.com –  Massa yang mengikuti aksi damai mengawal sidang putusan sengketa Pilpres 2019 yang berada di kawasan Gedung MK membubarkan diri sejak pukul 17.00 WIB. Pembubaran tersebut sebelumnya telah diminta oleh Koordinator Lapangan, Abdullah Hahemahua yang meminta para peserta aksi untuk membubarkan diri.

Dilansir dari Liputan6.com, mundurnya para peserta aksi diwarnai isak tangis dari beberapa peserta aksi yang nampak terlihat meneterskan air mata. Mereka terlihat sedih sambil mengusap air matanya dengan telapak tangan dan baju.

Beberapa peserta aksi ada yang langsung menutupi wajahnya dengan syal dan ada pula dengan tangannya. Mobil komando pun bergerak menuju ke Patung Kuda, mengawal pembubaran massa secara perlahan.

Sebelumnya Abdullah selaku Koordinator Aksi meminta para peserta aksi untuk membubarkan diri pukul 17.00 WIB karena khawatir kalau sudah malam hari, para perusuh akan masuk.

“Jam 17.00 (sore) selesai. Karena kalau magrib gelap, perusuh akan masuk. Kita tidak tahu apakah itu teman atau lawan,” ucap Abdullah dalam orasinya di depan massa aksi yang berada dekat gedung MK, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *