oleh

Polres Jaktim Ungkap Peredaran Sabu-Sabu Seberat 7,3 Kilogram

Jakarta, TribunAsia.com – Sabu-sabu seberat 7,3 kilogram berhasil diungkap Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur (Polres Jaktim). Atas pengungkapan narkotika golongan satu itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol R Argo Yuono SIK MSi bersama Kapolres Jaktim, Kombes Pol Ady Wibowo SIK MSi merilis di Mapolres Jaktim.

Untuk tempat kejadian perkara tersebut, terletak di Mekar Sari Tambun Selatan, Bekasi Jawa Barat. Penangkapan Tersangka dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB tepatnya pada hari Rabu, 19 Juni 2019. Diketahui, ketiga Tersangka dengan inisial DS, SWA dan AS kini tengah ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menurut keterangan dari pihak Polres Jaktim, modus yang dilakukan oleh para pelaku dengan memodifikasi bagian jok mobil untuk menyimpan sabu-sabu di kendaraan roda empat tersebut. Peredaran narkotika itu sudah dijalankan oleh masing-masing Tersangka sebanyak lima kali.

“Modus peredaran narkoba yang dilakukan tersangka adalah mengambil sabu dengan mobil yang sudah dimodifikasi sebanyak 5 kali sampai dengan tertangkap,” jelas Diyah Tin Agustina selaku Humas Polres Jaktim, Senin (24/6/2019).

Dalam pengungkapan kasus narkotika itu juga disaksikan oleh Wakapolres Jaktim, AKBP Sonny Mahar BA SH SIK MH dan Kanit II Sat Narkoba AKP Hartono. Lebih lanjut, para tersangka sempat mengelabui petugas karena didalam karpet ditaburi dengan bubuk kopi.

Uniknya, para pelaku juga berganti-ganti nomor ponsel dengan tujuan menghindari diri dari kejaran polisi. Hal tersebut pun kerap dilakukan DS, SWA dan AS dengan menggunakan HP baru untuk mengedarkan narkotika agar tidak terlacak.

“Narkotika jenis sabu tersebut diambil dan disimpan dibawah karpet jok mobil bagian depan dan bagasi dengan ditaburi kopi dengan maksud untuk mengelabuhi petugas. Dan peredaran narkoba dengan cara terputus dimana para pelaku menggunakan komunikasi dengan menggunakan HP baru,” ujar Polres Jaktim.

Kejadian berawal dari penangkapan tersangka RP yang ditangani tim II Sat Narkoba yang dipimpin AKP Hartono kemudian dikembangkan dan menyeret DS di Desa Mekar Dari, Tambun Selatan.

Namun, Kasat Narkoba Restro Jaktim yang dipimpin AKBP Jonter Banurea SH MH ikut melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan sabu-sabu dari dalam jok sepeda motor Honda Vario dengan plat nomor B 3534 CCT sebanyak dua bungkus besar narkotika dengan berat brutto 2,1 kilogram.

“Narkotika dengan berat brutto 2,1 kg, kemudian petugas melakukan interograsi kepada DS dan mengakui bahwa barang narkotika tersebut didapat dari saudara SWA yang berada diperumahan Mekar Sari, Tambun Bekasi,” ungkapnya.

Adapun barang bukti yang disimpan polisi antara lain.

  1. 2 paket besar plastik berisi narkoba dengan berat brutto 2,1 kg.
  2. 5 bungkus plastik besar berisi Narkoba jenis shabu dengan berat brutto 5,2 kg.
  3. 1 unit toyota Avanza No. Pol : BP 1310 WY.
  4. 1 unit sepeda Motor Honda Vario warna putih No. Pol : B 3534 CCT.
  5. 7 unit Hp Samsung.
  6. 4 unit Hp Nokia.
  7. 1 buku tabungan BCA a.n Sintia Dewi.
  8. 1 ATM BCA.

Kemudian, setelah melakukan penangkapan terhadap SWA, polisi kembali mengamankan isteri dari AS dan berhasil menemukan barang haram jenis kristal sebanyak 5 bungkus besar sabu-sabu dengan berat brutto 5,2 kilogram. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *