oleh

Kuasa Hukum Komjen Sofyan Yacob Jelaskan Kliennya Tidak Masuk Kedalam Makar

Jakarta, TribunAsia.com – Ahmad Yani selaku tim Kuasa Hukum Komjen Pol (Purn), Sofyan Yacob menjelaskan kliennya tidak masuk kedalam kualifikasi tindak pidana makar. Menurut dia, kliennya jauh dari unsur makar karena Sofyan Yacob yang kini menjadi Tersangka dinilai belum diketemukan tindakan yang dimaksud.

Akan tetapi, Yani menyebutkan tindakan mantan Kapolda Metro Jaya itu masih didalam kebebasan berekspresi yang dijamin konstitusi termasuk kebebasan berpendapat.

“Dalam rangka masih kebebasan dalam rangka berpendapat. Yang dijamin oleh konstitusi kita pasal 28 dijamin undang-undang dan sebagainya kita melihat masih jauh kualifikasi dari tindak pidana makar,” jelas Ahmad Yani kepada TribunAsia.com, Rabu (19/6/2019).

Kemudian, dia menceritakan hasil diskusi yang diperoleh dari berbagai ahli, baik melalui ahli pidana maupun ahli hukum tata negara Yani memandang perkara kliennya didalam ranah kebebasan berekspresi.

“Melihat dan membaca video-video tersebut menurut pandangan kami, ahli hukum pidana maupun ahli hukum tata negara yang kita diskusikan itu masih dalam kerangka hukum berekspresi,” ungkapnya di Medan Merdeka Barat.

Seperti diketahui, Sofyan Yacob diduga ikut terlibat dalam permufakatan dalam upaya makar dan penyebaran berita tidak benar (hoak) terkait kecurangan Pemilu. Dan Sofyan saat ini disanggka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Lebih lanjut, dijelaskan Yani kliennya kini mengalami penurunan kesehatan dan untuk sementara waktu pemeriksaan dikepolisian pun dilakukan secara terbatas. Adapun sakit yang dirincikan oleh Kuasa Hukum yaitu sakit jantung dan diabet.

“Kenapa Pak Sofyan Yakub itu sakit karena sejak awal pemeriksaan dia sakit jantung dan ada diabet yang akut. Maka seperti kemarin dihentikan sementara waktu,” tandasnya.

Mantan anggota Komisi III DPR-RI itu juga memaparkan, kliennya saat diperiksa penyidik dapat menjawab dengan baik dan Yani menyampaikan kedepan pihaknya tinggal menanti panggilan berikutnya.

“Tinggal menunggu panggilan berikutnya. Tapi mudah-mudahan kemarin sudah hampir rampung semua kok. Semua pemeriksaan sudah jawab dengan baik. Mudah-mudahan tidak ada pemanggilan lagi saya rasa pemeriksaan sudah cukup,” bebernya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *