oleh

Pelaku Pencurian Brankas Alfamart Jatinegara Dilakukan Pemuda Tuna Wicara

Jakarta, TribunAsia.com – Pelaku pencurian brankas atau penyimpanan uang di Alfamart Jatinegara dilakukan oleh seorang pemuda tuna wicara. Pelaku dengan menggunakan gunting berhasil mencongkel kotak penyimpanan uang dan menggasak uang senilai Rp 2.333.300,-.

Kasus pencurian yang dilakukan tersangka Adul (AD) kini ditangani Polres Jakarta Timur dan proses pemeriksaan terhadap pelaku, polisi membutuhkan tenaga ahli yang berkompeten. Kasatreskrim Polres Jaktim mengatakan, dalam aksi pencurian di minimarket tersebut pelaku dengan barang bukti terekam CCTV.

“Itu pasti dalam pemeriksaan itu jadi pemeriksaannya kita akan bertanya kepada ahli dan bertanya kepada pelaku begitu tersangkanya menjawab dengan bahasa isyarat yang menterjemahkan itu-kan ahlinya. Yang bersangkutan pada saat melakukan terekam CCTV jadi pembuktiannya tidak terlalu sulit,” kata AKBP Harry Purnomo SIK, SH., Rabu (19/6/2019).

Ia menambahkan, tahapan pertama sejumlah saksi-saksi dari karyawan Alfamart dan juru parkir telah dimintai keterangan terkait pencurian sejumlah uang. Dalam proses pemeriksaan itu, kata dia tidak mengalami kesulitan karena didampingi oleh ahli yang memahami tentang bahasa isyarat. Atas tindakan yang dilakukan tersangka polisi menjerat dengan Pasal 363.

“Kalau kita yang pertama itu pemeriksaan terhadap saksi-saksi dulu. Kalau saksi-saksi ya sudah kita periksa semuanya kemudian nantinya periksa tersangkanya dan ini sebenarnya tidak sulit, karena barang bukti ada padanya (tersangka),” ujar Harry kepada wartawan.

Untuk pemeriksaan tersangka AD dijelaskan Kasatreskrim, polisi telah memintai keterangan dari yang bersangkutan dengan tenaga ahli yang didatangkan dia. Kemudian, setelah ahli melakukan percakapan dengan tersangka disabilitas tersebut dan ahli menyampaikan kepada penyidik.

“Baru nanti ahli akan menjelaskan apa yang disampaikan oleh pelaku ini kepada penyidiknya seperti itu. Sudah kemarin dan pemeriksaan akan dilakukan terkait apa yang dilakukan oleh tersangka,” ungkapnya.

Selain itu, berdasarkan proses penyelidikan polisi pencurian uang di Alfamart Jatinegara dilakukan seorang diri oleh AD. Harry berpendapat, sebuah gunting digunakan tersangka AD untuk mencongkel kotak brankas yang terbuat dari plat tipis.

“Selama saya bisa membuktikan dari pengakuan kalau kita tidak bisa membuktikan tentunya kita tidak bisa memproses. Itu berangkasnya bukan brankasnya yang tebal kotak besi biasa. Jadi kalau misalkan dicongkel itu-kan gampang. Bukan berangkas yang tebal,” tandasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *