oleh

Pendidikan Karakter Kunci Kemajuan Peradaban Negara

Depok, TribunAsia.com – Pendidikan karakter, kepandaian, dan keahlian harus menjadi bahan ajar di lembaga pendidikan dan di dalam keluarga. Kedua ‘lembaga’ ini harus bersinergi sebab  bertujuan untuk melahirkan generasi yang punya kompetensi yang kompetitif. Terlebih, dalam menghadapi perkembanga teknologi komunikasi dan informasi dewasa ini.

Hal ini dikatakan Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMSP) Kota Depok Acep Al Azhari dalam acara halal bihalal di Ghama Valley, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

Keluarga, tuturnya, juga harus menjadi sekolah pertama dan utama bagi anak. Tidak dapat menyerahkan sepenuhnya pendidikan apalagi, pendidikan karakter ke pihak sekolah.

“Sebab, karakter seseorang terbentuk pertama kali di dalam keluarga. Sementara pendidikan karakter di lembaga pendidikan, ujarnya, membentuk siswa agar kelak menjadi manusia yang berfikir dan bekerja,” ujar pendiri Ghama d’leader School ini. seperti dilaporkan TribunAsia.com Minggu (16/6/2019).

Lebih lanjut Azhari menuturkan, contoh di negara-negara maju, terdekat di kawasan Asia yaitu Korea Selatan. Negara Asia Timur ini alami kemajuan peradabannya  melalui pendidikan karakter. “Korea Selatan, yang merdeka hampir bersamaan dengan Indonesia, bisa maju seperti sekarang ini karena hasil pendidikan karakter warga negaranya,” ungkap Acep yang menceritakan pengalamannya mengunjungi untuk studi banding pendidika disejumlah negara maju.

Acep pun, untuk merealisasikan visinya ini, tealh merancang ssbuah kompleks pendidikan Ghama Valley di lahan seluas enam hektar. Kawasan ini akunya, terinspirasi debgan Silicon Valley di Amerika Serikat. Dia pernah berkunjung ke sana dan menyaksikan  semua kegiatan usaha di situ serba maju karena sumber daya manusianya berkualitas dan berkarakter serta didukung kecanggihan IT-nya.

“Ini kawasan yang memadukan setiap orang sebagai pekerja juga berfikir, sementara mereka yang diposisi pemikir juga terbiasa kerja,” katanya.

Ditempat yang sama Halal bil halal yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna.

“Pemerintah wajib melindungi dan memfasilitasi setiap kreasi potensi bangsa di bidang pendidikan seperti Ghama Valley ini. Kota Depok adalah tempat yang sangat ideal untuk tumbuh kembangnya sumber daya manusia. semakin cerdas dan berpendidikan seseorang maka semakin sejahtera hidupnya. Bangsa pun menjadi maju peradabannya sehingga semakin bertakkwa kepada Allah,” sebut Pradi.

Sebut Pradi, jika kita mempelajari ilmu kecerdasan majemuk, pendidikan dapat disinergikan dengan multipel intelijen ini sehinnga, setiap anak didik dapat mengembangkan kecerdasan dan kemampuan mencari nafkahnya sesuai dengan talenta yang sudah dianugrahi Tuhan kepadanya. Selanjutnya, lembaga keluarga dan pendidikan tinggal mendidik dan mengasahnya menjadi terarah, berkompeten, kompetitif, dan berkarakter. (HIR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *