oleh

Massa Aksi Depan MK : Kami Hanya Tuntut Keadilan

Jakarta, TribunAsia.com – Sidang perdana gugatan Pilpres diwarnai aksi unjuk rasa, masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah di sepanjang jalan sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Abdullah Hehamahua bertindak sebagai Koordinator Lapangan dalam aksi kali ini, massa aksi yang hadir mengaku hanya memperjuangkan keadilan.

Abdullah Hehamahua menegaskan bahwa keputusan yang diambil dirinya selaku korlap aksi bukan hanya tentang Ptabowo-Sandi dan Jokowi-Makruf, namun ada nilai lebih besar yang perlu diperjuangkan.

“Jadi ini bukan hanya urusan Pilpres, lebih dari itu kita memperjuangkan keadilan, menuntut keadilan, kita tidak boleh tinggal diam saat keadilan diperlakukan semena-mena” tegas mantan penasehat KPK ini, Jumat (14/6).

Massa aksi sudah berkumpul sejak pagi hari, memasuki waktu juma mereka sempat rehat untuk menunaikan sholat jumat.

“Aksi sudah dilakukan sejak pagi, dan akan terus berlanjut hingga sore hari, kami punya izin hingga pukul 18.00 WIB, tapi diupayakan bubar sebelum magrib” terangnya.

Jarak antara posisi massa aksi dan Gedung MK terbilang untuk ukuran jalan kaki, aparat keamanan telah memasang kawat berduri tingkat di depan Gedung Museum Nasional, akibatnya massa aksi tertahan di samping Museum Nasional.

Ada berbagai elemen yang tergabung dalam aksi kali ini, diantaranya Alumni 212, Front Pembela Islam, Aliansi Mahasiswa Sejabodetabek. Hingga berita ini diturunkan aksi berjalan tertib dan damai, tidak nampak tanda-tanda akan terjadi chaos.

Pengunjuk rasa juga menegaskan bahwa yang mereka lakukan adalah tindakan konstitusional.

“Tindakan konstitusional karena ini bagian dari menyalurkan aspirasi yang dijamin UU” tutur Dullah. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *