oleh

Permudah Antrian Tilang Kasipidum Kejari Jaktim Akan Menambah Fasilitas di Loket

Jakarta, TribunAsia.com – Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kasipidum Kejari Jaktim) Ahmad Fuady, SH mengatakan kedepan sesuai dengan instruksi pimpinan akan mempersingkat waktu pelayanan loket tilang. Menurut dia, antrian pengunjung yang terdapat di area loket tilang mendatang akan ditata kembali dan terbagi menjadi dua antara antrian wanita maupun pria.

“Yang jelas untuk tilang sesuai dengan instruksi pimpinan berikan pelayanan kepada masyarakat terutama dalam proses pengambilan tilang yang beliau bilang tidak membutuhkan waktu lama dan seminimal mungkin,” jelasnya kepada TribunAsia.com, Rabu (12/6/2019).

banner 336x280

Kendati demikian, Ahmad Fuady menambahkan akan menerapkan wilayah bebas bersih dan melayani (WBBM) dan wilayah bebas korupsi (WBK) di lingkungan Kejari Jaktim. Saat ini, dia selaku Kasipidum akan memasang sarana informasi terkait pelayanan bagi pelanggar lalulintas.

“Terus petunjuk-petunjuk seperti banner jadi sehingga masyarakat tahu bagaimana caranya kemudian kita sangat mendorong dan menyarankan tidak memakai kalau calo begitu,” ujar Ahmad Fuady.

Hal tersebut disampaikan dengan tujuan untuk mempermudah atau mempercepat masyarakat dalam proses penerimaan barang bukti seperti SIM atau STNK yang disita.

“Kita sudah buat mungkin besok atau sabtu sudah terpasang itu terus untuk antrian nanti kita buat khusus perempuan. Jadi nanti perempuan tidak berdesak-desakan dan tidak bergabung dengan laki-laki begitu,” urai dia.

Selain menjadikan wilayah bebas korupsi, Kejari Jaktim akan berupaya untuk menambah fasilitas pembayaran setor tunai melalui BRI Link dalam melayani proses antrian pengunjung tilang. Kemudian, langkah kedepan di loket antrian akan mengalami penambahan monitor komputer agar mempersingkat waktu.

“Kita harus menunjukkan daerah ini bebas korupsi dan memberikan pelayanan wilayah bersih melayani (WBBM) itu. Nanti kita akan koordinasi dengan BRI-lah supaya untuk menambah BRI link itu jadi supaya untuk membayar agar lebih cepat seperti itu ditilang,” tuturnya.

Saat ini, E-Tilang telah diterapkan dan masyarakat dapat memperoleh dengan mudah prosedur menyelesaikan perkara tilang melalui jalur online. Melalui penataan tersebut, dia yakin akan mengurangi antrian panjang karena waktu lebih singkat.

“Untuk IT (teknologi informasi) nanti kita tingkatkan, nanti kita upayakan ada informasi untuk masyarakat seperti monitor seperti perkara sidang (online). Kita akan melayani dengan sebaik mungkin begitu nanti kita akan tata itu,” tegasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *