oleh

Fit dan Proper Test Komisioner KI NTT Sepi Perhatian Publik

Kupang, TribunAsia.com – Pelaksanaan Fit dan Proper Test yang dilaksanakan di Komisi I DPRD Provinsi NTT yang berlangsung pagi tadi hingga sore hari (12 Juni 2019) masih sepi dari perhatian publik. Hanya tampak beberapa calon komisioner yang berada di pintu Komisi I dan sesekali anggota DPRD keluar masuk ruangan.

Seperti diketahui, proses seleksi Komisioner Komisi Informasi Provinsi NTT sudah dalam tahapan akhir, yaitu fit dan proper test di DPRD Provinsi NTT. Sebelumnya proses seleksi telah menyisakan 15 orang calon setelah melalui tes akademik dan psikologi. Ke 15 calon tersebut adalah Agustinus Lede Bole Baja, Albert Vinsensius, Daniel Tonu, Ferdinandus Adam, Florianus Rasi, Fransiskus Maksi, Germanus S.Attawuwur, Hans Kristian Louk, Ichsan Arman Pua Upa, Markhotib, Marselinus T.Masan, Maryanti Hermina Adoe, Migel E.Nitabani, Pius Rengka dan Rofinus Kopong Teron.

Ke 15 calon tersebut seharusnya juga mendapat tanggapan dari publik lewat pintu DPRD, namun tampaknya ini belum tampak dalam proses fit dan proper tes ini.

“Informasi dari publik sangat penting dalam proses seleksi ini karna lembaga ini perlu diisi oleh orang-orang yang berintegritas dan punya komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih baik, dimana disitu ada transparansi dan partisipasi publik” jelas Anwar Razak dari KOPEL Indoneaia.

Lembaga ini akan menjamin hak publik terhadap informasi publik dan menjembatani komunikasi publik kepada pemerintah dan badan publik lainnya terhadap informasi.

“Semestinya publik ramai membicarakan hal ini. Bila dari awal proses ini sepi dari perbincangan publik bisa jadi dalam perjalanannya sepi dari partisipasi publik” pungkas Anwar.

Mungkin untuk waktu yang tersisa, proses fit dan proper test bisa lebih terbuka kepada publik, ada mekanisme dimana publik dapat memberikan tanggapan terhadap track record calon komisioner.

Seperti yang telah dijadwalkan, fit dan proper test akan dilanjutkan kembali pada hari Sabtu 15 Juni 2019. Mudah-mudahan di hari tersebut publik NTT datang menyaksikan proses ini bahkan memberikan masukan terhadap track record calon komisioner. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *