oleh

Jokowi Ditangkap Polisi

Depok, TribunAsia.com – Tak lama Jokowi (Joko Wiyono-50), berhari raya menikmati uang curian dari rumah Siti Maimunah. Lelaki tua ini pun ditangkap aparat Polresta Depok di rumah kontrakannya di Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok, sekembali dari kampung halamannya di Sragen, Jawa Tengah.

Dilaporkan Hendrik Raseukiy, Selasa (12/6). Disebutkan Kasubag Humas Polresta Depok AKP  Vier Daus, kasus ini berawal dari laporan korban, Siti Maimunah, pedagang ayam potong di Pasar Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan bahwa rumahnya digasak pencuri. Uang dan perhiasan senilai sikira Rp120 juta raib beserta sejumlah surat dan dokumen penting.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

“Pelaku dengan korban sudah saling kenal sekitar 6 tahun. Sehari-hari tersangka pelaku ialah ojek. Aksi pencurian itu dilakukan Joko setelah mengantarkan korban berdagang ayam di Pasar Pondok Labu. Setelah mengantar dia kembali ke rumah korban Kelurahan Pangkalan Jati, Joko kemudian menggasak uang, perhiasan dan surat berharga yang disimpan Siti di dalam brankas rumahnya,” ujar AKP Vier Daus.

Jokowi mudah beraksi lantaran tahu kebiasaan gampangan Siti yang menyimpan kunci pintu depan rumah di dalam pot bunga di depan rumahnya. Pelaku mengaku beraksi sendiri. Brankas dibawa dengan motor kemudian dibawa dan dibongkar di dalam kontrakannya.

Jokowi nekat mencuri karena terlilit utang yang nilainya mencapai puluhan juta. Sementara, sisa perhiasan korban dibawa Joko ke kampung halamannya, Sragen, Jawa Tengah saat mudik hari raya. Rp 50 juta digunakan untuk bayar utang kepada rentenir. Sedangkan surat-surat penting dibuang.

Pahit akibatnya, Jokowi pun dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *