oleh

Pemkot Depok Bersinergi Swasta Bangun Permukiman Warga

Depok, TribunAsia.com – Pertumbuhan infrastruktur permukiman Kota Depok dalam dua dasawarsa ini terus alami pertumbuhan pesat. Namun, dikhawatirkan akan menjadi kawasan yang padat dan ‘kumuh’ bila tidak dibarengi dengan penataan yang konfrehensif.

Dia akui Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, pembangunan kawasan permukiman masih berlangsung secara umum masih parsial dalam kawasan-kawasa kecil dalam kisaran empat ribuan meter belasan rumah saja. Hal ini sebutnya, sudah berlangsung lama yang perlu segera dilakukan penataan kota yang visioner dan revisioner.

Di masa kepemimpinannya bersama Wali Kota Muhammad Idris, jelas Pradi, merevisi master plan kota dengan blue print dengan mengajak pengembang swasta untuk membangun kawasan permukiman mandiri yang konfrehensif dan terintegrasi dengan master plan Kota Depok. Permukiman perumahan vertikal adalah jadi alternatif utama yang sesuai untuk masa depan dengan pertumbuhan penduduk mendapai 3,6 persen per tahun.

“Kita ingin pembanguan secara konfrehensif yang terintegrasi dengan blue print pemerintah sehingga terintegrasi dengan fasilatas umum yaitu akses jalan untuk masyarakat umum dan wilayah lain di dalam dan keluar kota. Pembangunan kawasan permukiman dengan sistem drainase dan box utilitas, fasilitas umum dan sosial yang terintegrasi dengan program pemerintah kota,” ujar Pradi Supriatna di Balai Kota Depok ketika ramah-tamah dengan awak pers, senin (10/6/2019).

Pradi menyebutkan beberapa kawasan yang telah diproyeksikan untuk menjadi kawasan permukiman baru yang dikembangkan yang diizinkan kepada pihak swasta seperti di Harjamukti, kukusan, dan Bojongsari. Dengan keterlibatan swasta diharapkan membantu pembangunan infrastuktur permukiman yang baik kepada warga sekaligus memasukkan investasi yang bermamfaat kepada pengasilan pendapatan daerah. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *