oleh

Depok Masih Kurang Fasilitas Jalan yang Memadai

Depok, TribunAsia.com – Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna akui, infrastruktur jalan Depok belum cukup memadai untuk jadi penunjang metropolis Kota Depok.

Perlitasan utama lalulintas pengubung antar kawasan timur, barat, utara, dan selatan masih melewati kawasan pusat kota menumpuk di Jalan Margonda sehingga, arus kendaraan di waktu sibuk menumpukdi pusat kota di kawasan Jalan Margonda.

banner 336x280

Di sini, umumnya terkumpul aktivitas perbelanjaan. Lantaran minimnya jalan besar menyebabkan sebaran pertumbuhan infrastruktur perekonomian pun kurang merata.

“Untuk itu mendesak melakukan pembangunan jalan raya lingkar luar yang mengelilingi dan mengubungkan semua kawasan. Sumber dananya memang besar, hal ini dapat dilakukan dari secara bersama dengan pemerintah kota, provinsi, pusat, atau pun pihak swasta. Dapat dilakukan secara tahapan wilayah per wilayah. Misal, kawasan Jalan Ir Haji Juanda sampai ke Kukusan Kecamatan limo. DED-nya dihitung, NJOP nya berapa. Saya rasa masyarakat pasti setuju. Ini bentuk tanda bahwa pemerintah hadir untuk memberikan solusi sampai terealisasi Depok outer Ring Road untuk menyelesaikan masalah lalu-lintas di Kota Depok,” ujar Pradi di Balai Kota Depok, Senin (10/6/2019).

Kondisi kemacetan di kota depok di sebabkan karana arus lalu lintas dari utara ke selatan, dari barat ke timur harus melewati pusat kota dulu. “Ada jalan alternatif, tapi jalan jalan kecil yang sempit. Kalau tidak diimbangi dengan perencanaan dengan baik, tidak tertutup kemugkinan beberapa tahun kemudian Kota Depok akan menjadi kota kumuh. Maka dari itu perlu dilakukan penataan dan pembangunan jalan dan permukimann yang tertata baik dengan taman dan ruang terbuka,” tutupnya. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *