oleh

3 Tersangka Pencurian dan Kekerasan di Cipayung Dijerat Pasal 365

Jakarta, TribunAsia.com – 3 Tersangka pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur berhasil ditangkap Polres Jaktim.

Korban yang bekerja di toko obat menjadi sasaran aksi kekerasan Andre Kristian (23), Dimas Adibiya (20), dan Arkanil Maarifi alias Anil (19), pada saat itu menolak memberikan handphone kepada pelaku. Pelaku yang tak segan-segan membacok korban jika melawan kini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut petugas.

banner 336x280

Kasat Reskrim Polres Jaktim, AKBP Hery Purnomo, SIK.,SH mengatakan para tersangka melakukan aksinya pencurian dan kekerasan disekitar pemukiman warga. Terlebih kata dia, situasi sepi dimanfaatkan para pelaku untuk mengincar calon korban yang tengah menanti rekan dan keluarga.

“Jadi biasanya para tersangka ini biasanya mobile (berpindah-pindah) ke tempat-tempat pemukiman. Melihat situasi sepi mereka pun tidak segan-segan untuk membacok korban merampas handphone-nya dan melarikan diri,” jelas Hery di Polres Jaktim, Jum’at (31/5/2019).

Kejadian tersebut tepatnya pada Jum’at, 29 Maret 2019 lalu sekitar pukul 03.00 WIB ketika korban sedang duduk didepan toko sambil bermain handphone miliknya lalu disatroni oleh para pelaku dengan sepeda motor. Sekedar informasi, Caturawan (22) dan Jupri (20) mengalami luka bacok mulai dari tangan hingga kepala saat korban hendak mempertahankan dirinya dengan batang sapu yang terdapat di toko obat tersebut.

Dihadapan wartawan, pihak kepolisian menjelaskan ketiga pelaku akan diancam hukuman diatas 5 tahun dan dijerat Pasal 365. Dia menambahkan satu diantaranya yang berhasil lolos dari pengejaran polisi masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Untuk sementara kita kenakan pasal 365 di atas 5 tahun. Sementara ini dari modus operandi yang dilakukan mereka sementara mereka menyasar orang-orang di sekeliling jalan. Kalau situasinya sepi dan aman akan melakukannya,” ujarnya.

Namun demikian, AKBP Hery Purnomo mengimbau masyarakat untuk menghindari tempat-tempat yang rawan dari kejahatan. Labih lanjut, dia menambahkan untuk menghindari lokasi yang jauh dari keramaian untuk mengantisipasi pencurian dan kekerasan dijalan.

“Untuk masyarakat dihimbau berhati-hati terutama di tempat-tempat yang sepi. Sendirian megang handphone yang asik sendiri tidak memperhatikan situasi sepi. Jadi bila di tempat-tempat yang sepi untuk masyarakat bisa bergeser ke tempat ke tempat yang lebih ramai,” tegasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *