oleh

Baznas Bazis Bagikan Santunan kepada Seribu Fakir Miskin Ibu Kota

Jakarta, TribunAsia.com – BAZNAS BAZIS DKI Jakarta menyelenggarakan acara buka puasa bersama dengan seribu mustahiq atau penerima manfaat zakat yang terdiri dari para fakir miskin,  anak-anak yatim dan para penyandang disabilitas  yang didatangkan dari 5 wilayah di DKI Jakarta.

Acara bertajuk Zakat Bahagiakan Kita ini diselenggrakan pada hari Selasa, 28/5 di halaman Balaikota DKI Jakarta dan dihadiri oleh Sekda Provinsi DKI Jakarta, Saifullah. Dalam kesempatan ini, Baznas Bazis DKI juga memperkenalkan kegiatan Maghrib Mengaji Milenial dan Berbagi Piring.

banner 336x280

Maghrib Mengaji Milenial adalah program edukasi literasi Al-Qur’an untuk generasi milenial dengan memanfaatkan teknologi smartphone yang mudah diakses masyarakat. Sedangkan Berbagi Piring adalah salah satu program unggulan Baznas Bazis DKI Jakarta berupa makan gratis bagi para dhu’afa dan fakir miskin yang disediakan di warung-warung makan atau kantin di sekitar Masjid yang sudah bekerjasama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta.

Sekda Pemda DKI Jakarta, Saefullah.

Dengan program Berbagi Piring, masyarakat bisa bersedekah dalam bentuk makanan siap santap di warung-warung yang ditunjuk hanya lewat aplikasi smartphone, sementara para fakir miskin bisa memanfaatkan program ini dengan menggunakan kartu yang diberikan oleh Baznas Bazis.

Rangkaian acara ini akan dilanjutkan dengan program Gerakan Jakarta Berzakat yang akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta keesokan harinya, Rabu, 29/5 di Balai Agung, Balaikota Jakarta.  Dalam kesempatan ini, Gubernur DKI Jakarta dan para pejabat Pemda DKI Jakarta beserta para muzaki akan melakukan pembayaran zakat secara langsung di gerai-gerai zakat yang disediakan panitia di lokasi acara.

Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin Ramadhan Gubernur Anies Baswedan. Tahun lalu, Gubernur DKI memulai Gerakan Jakarta Berzakat dengan menunaikan zakat malnya sendiri sebesar 75 juta lewat lembaga Bazis yang diikuti oleh para pejabat eselon di lingkungan Pemda DKI Jakarta.

Baznas Bazis DKI adalah lembaga pemerintah nonstruktural hasil transformasi dari lembaga sebelumnya, Bazis untuk menyesuaikan dengan UU no. 23 tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Meskipun para pengurus Baznas Bazis DKI Jakarta baru dilantik pada 29 April 2019, atau seminggu sebelum Ramadhan, tetapi lembaga ini langsung tancap gas menjalankan program-programnya, sekaligus meneruskan program-program Bazis sebelumnya.

Perisitiwa Kebakaran di Kampung Bandan di awal Ramadhan menjadi momentum pertama Baznas Bazis hadir di tengah masyarakat ibukota. Bencana kebakaran ini langsung direspon oleh Baznas Bazis dengan mendirikan tiga tenda posko pengungsian untuk melayani masyarakat yang menjadi korban kebakaran. Selain itu, program-program santunan kepada masyarakat kurang mampu dan dan bantuan kepada masjid dan musholla lewat acara-acara safari Ramadhan para pejabat di semua wilayah ibukota terus dilanjutkan.

Menurut Ketua Baznas Bazis DKI, DR. KH. Luthfi Fathullah, selama periode pengurusannya, Baznas Bazis DKI akan terus menyantuni kaum dhuafa dan masyarakat miskin dengan bekerja sama dan bergandeng tangan dengan 3500-an Masjid dan 6000-an Musholla.

“Baznas DKI siap untuk memenuhi visi barunya ‘Menjadi pengelola zakat provinsi DKI Jakarta yang unggul dan terpercaya serta menjadi simpul kolaborasi kebaikan.’” ungkap KH. Luthfi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *