oleh

Tim Medis Dompet Dhuafa Berikan Pelayanan Kesehatan Terhadap Korban Aksi Demo di Bawaslu

Jakarta, TribunAsia.com – Tim medis dengan dilengkapi armada Ambulans Dompet Dhuafa berikan pelayanan kesehatan terhadap korban melakukan aksi demo di kantor Bawaslu RI, Jakarta secara gratis.

Muhammad Faisal menyampaikan, Rabu malam dia bersama tim lainnya menerima korban sesak napas akibat melakukan aksi demo. Dia selaku ketua tim C dengan didampingi tim medis menjelaskan, korban yang ditanganinya itu telah pulih dikarenakan saat aksi tengah berpuasa.

banner 336x280

Disamping itu, armada ambulans yang dilengkapi obat-obatan tersebut juga memberikan pertolongan darurat berupa terapi dengan oksigen. Bahkan, tim relawan kesehatan itu menyediakan roti dan minuman mineral untuk korban yang dirawat sementara didalam ambulans.

“Kita dapat pasien yang sesak napas yang pertama kelelahan, kekurangan energi dan dia maksa aktifitas dan kita bawa kita terapi oksigen ukuran 10 liter. Kita istirahatkan 10-15 menit kita beri minum dan kasih makan dan alhamdulillah fit (sehat),” jelasnya kepada TribunAsia.com, Rabu (22/5/2019).

Perlu diketahui, Dompet Dhuafa bersiap ditiap-tiap titik yang terbagi dalam satu tim untuk melayani korban aksi didepan kantor Bawaslu RI. Kata Faisal, bersama timnya akan memberikan pelayanan bantuan kesehatan hingga tanggal 25 Mei 2019 mendatang.

Saat aksi berlangsung, dia mengungkapkan beberapa korban yang ditanganinya menderita luka-luka dan sesak napas. Terlebih, dia pun menjelaskan korban yang  banyak ditemui ketika bentrok dengan aparat kepolisian terdapat luka pada bagian kaki.

“Luka serius, sesak napas tapi selebihnya luka ringan. Kakinya ada luka-luka dan kurang energi atau kelelahan. Kita layanan kesehatan cuma-cuma dari Dompet Dhuafa,” ujarnya.

Selain itu, dia memberikan tips kepada massa lainnya jika terkena gas air mata agar segera membilas dengan air yang bersih. Yang terpenting, Faisal menyarankan bila terkena gas air mata jangan sekali-kali menyentuh mata dengan tangan langsung dan berdampak perih pada mata.

“Kalau kena mata jangan dikucek langsung dibilas air kran atau air putih lainnya. Edukasi terkait tips gas air mata,” tegasnya.

Bentrokan pecah dan saling lempar botol tak terhindarkan antara massa dan aparat keamanan. Dari pantauan dilokasi nampak terlihat banyak korban luka serius pada bagian kepala. Akan tetapi, nampak pula  jatuh korban dari kalangan ibu rumah tangga karena tak tahan dengan tembakan gas air mata yang menyebabkan pingsan dilokasi. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *