oleh

Jeruk Makan Jeruk, Pengelembungan Suara Caleg PAN Dapil 7

Jakarta, TribunAsia.com – Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menyelesaikan rekapitulasi Pemilu 2019. Khusus Dapil 7 yang memperebutkan 10 kursi DPRD. Masih menyisakan persoalan.

Surat laporan warga Petukangan Selatan, Iwan ke Bawaslu DKI Jakarta pada Rabu, 22 Mei 2019 pukul 11.50 WIB. Dalam suratnya Iwan menyatakan saat penghitungan rekapitulasi suara hasil Pemilu Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan antara tanggal 18 – 30 April 2019 telah terjadi dugaan penggelembungan perolehan suara dilakukan secara terstruktur, sistematis dan massif.

Dalam suratnya Iwan menunjukan bukti TPS kecamatan Cilandak sebanya 407 TPS dari jumlah keseluruhan 644 TPS atau sekitar 62,6 % seluruh TPS Kecamatan Cilandak telah berpindah suara sehingga menambah perolehan suara caleg PAN nomer urut 2.

“Surat yang ditujukan kepada Bawaslu ini inisiatip pribadi. Melihat kecurangan yang nyata,” kata warga Petukangan Selatan yang aktif dirumah juang, Iwan.

Dalam suratnya, Iwan menujukan tidak singkronnya model DA1 DPRD provinsi Kecamatan Cilandak dengan model DAA1 Provinsi sekacamatan Cilandak dan model C1 DPRD provinsi.

“Anehnya dugaan penggelembungan suara ini pindah ke Caleg PAN nomer urut 2 Farazandi Fidinasyah. Berdasar rekapitulasi KPU mendapat 6.787 suara,” kata Iwan.

Iwan menambahkan, suara asli Farazandi tidak sebesar itu. Kata Iwan enggan menyebutkan perolehan suara Farazandi.

“Diduga Farazandi mengambil suara dari Caleg PAN dan suara partai,” kata Iwan.

Iwan berharap, surat laporan ke Bawaslu ini segera di register dan diproses oleh Bawaslu.

“Agar masalahnya terang dan jelas,” pungkas Iwan. (GN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *