oleh

Aparat Keamanan Minta Pendemo untuk Tidak Melempar Botol dan Bom Molotov

Jakarta, TribunAsia.com – Melalui pengeras suara aparat keamanan minta kepada pendemo untuk tidak saling melempar botol maupun bom molotov. Sebelum bentrokan pecah di depan Kantor Bawaslu, massa membakar petasan dan saling lempar batu ke arah barisan petugas yang dibatasi kawat duri.

“Rekan-rekan jangan dilempar, kami anggota Brimob dan TNI juga manusia teman-teman. Sesuai komitmen kami tetap bertahan jangan memprovokasi,” kata petugas dengan pengeras suara, Rabu malam (22/5/2019).

banner 336x280

Bentrokan pecah, diperempatan lampu merah Sarinah-Thamrin dan petugas menembakkan gas air mata ke titik konsentrasi massa. Nampak jalan utama yang menghubungkan menuju ke arah kebon sirih lumpuhkan total dipadati massa aksi.

Kembali, petugas meminta massa untuk tidak saling melempar. Namun, massa tetap bertahan dan melemparkan petugas dari berbagai arah dengan material batu termasuk botol-botol mineral.

“Rekan-rekan tolong jangan melempar apalagi melempar bom molotov,” ujarnya.

Gas air mata yang ditembakkan kearah kerumunan massa membuat pendemo kalap dan masa sempat merusak fasilitas umum disekitar lokasi.

Dari pantauan TribunAsia.com, massa sempat menyanyikan lagu Indonesia Raya didepan barisan petugas aparat keamanan. Pembakaran atribut dan benda-benda yang mudah terbakar mewarnai jalan. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *