oleh

Tim Kuasa Hukum Sebut Kliennya Tidak Menandatangi Perjanjian Atas Nama CV Gabe Tama Mandiri

Jakarta, TribunAsia.com – Tim Kuasa Hukum dari Kantor Piter Siringoringo & Associates dalam perkara tender alat pemadam api ringan (Apar) di Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Damkar) Jakarta Timur menilai kliennya tidak menangani perjanjian apapun.

Menurut Kuasa Hukum, ditegaskan kliennya tidak pernah menandatangani perjanjian atau mengatasnamakan CV Gabe Tama Mandiri yang sebelumnya telah dihadiri oleh Dirut yang bernama Rinjani Malau dalam kesaksiannya di PN Jaktim.

“Jadi tadi keterangan terdakwa menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menandatangani perjanjian apapun atau mengatasnamakan CV Gabetama Mandiri,” ujar Abraham Nempung, SH kepada TribunAsia.com, Jum’at (17/5/2019).

Saat itu, Terdakwa didampingi didampingi oleh tim penasehat hukum diantaranya Abraham Nempung SH, Reinhart Frans Cesar, SH MH, Jonlesvik Sinaga, SH MH dan Try Sarmedi Saragih, SH M.Hum menguturkan adanya bukti surat utang dan kegagalan hasil pencairan proyek senilai Rp 530 juta.

“Terdakwa juga mengungkapkan bahwa perkara hutang-piutang tersebut gagal bayar karena adanya salah satu hasil dari proyek senilai 530 juta tersebut tidak dapat dicairkan,” sebut Abraham.

Terlebih, dia menjelaskan dan memperlihatkan dipersidangan tentang surat pengakuan hutang serta menunjukkan keberadaan hukum yang baru. Namun demikian, dia menjelaskan kembali cek kosong yang disampaikan melalui JPU menjadi tidak relevan.

“Kuasa hukum berhasil menunjukkan bahwa adanya surat pengakuan utang yang menunjukkan keberadaan hukum baru sehingga cek kosong dari Jaksa Penuntut Umum menjadi tidak relevan,” tandasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *