oleh

Sunny Suharli dituntut 2 Bulan, Korban Penganiayaan di Daan Mogot Minta Hakim Vonis Seberat-Beratnya

Jakarta, TribunAsia.com – Sunny Suharli (69) hadapi tuntutan dalam perkara penganiayaaan yang terjadi di Taman Daan Mogot, Tanjung Duren, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Dalam kesempatan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tuntutan kasus penganiayaan terhadap korban Kon Siw Lie di PN Jakbar.

Rumata Rosininta Sianya duduk selaku JPU membacakan tuntutan terhadap Terdakwa Sunny selama 2 bulan. Meskipun sebelumnya, pemukul nenek dengan usia lanjut (lansia) dikenakan Pasal 351 dengan ancaman kurungan penjara selama 2 tahun 8 bulan.

“Kami tuntut terdakwa dengan kurungan penjara dua bulan,” sebut penuntut umum, (16/5/2019).

Secara terpisah, Kon Siw Lie merasa keberatan atas tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang memberikan hukuman kepada Sunny Suharli terlalu ringan. Kata dia, Tuntutan yang dibacakan JPU terlalu singkat dan Terdakwa akan segera bebas jika dipotong masa penahanan.

“Terus berapa lama dia jalani kurungan penjara. Sebulan doang,” tegas korban dengan kecewa.

Dua tahun tuntutan yang dibacakan JPU dinilai oleh Kon Siw Lie tidak sebanding dengan perbuatan pemukulan yang mengenakan pelipis matanya. Oleh karena itu, nenek lansia tersebut berharap kepada Majelis Hakim PN Jakbar untuk memutuskan perkara penganiyaan di Daan Mogot setimpal sikap arogan Terdakwa.

Kon Siw Lie juga meminta Hakim selaku perwakilan Tuhan dipersidagan kiranya dapat memvonis Terdakwa Sunny Suharli dengan berat. Perlu diketahui, permasalahan muncul karena selisih pendapat ketika korban memarkirkan mobil depan rumahnya di Taman Daan Mogot VII/2, RT 004 RW 01, Tanjung Duren.

Kemudian, cekcok mulut tak terhindari dan berakhir pemukulan yang mengenakan pelipis mata Kon Siw Lie dan mengalami luka lebam. Karena tidak ada upaya etikat baik dari Sunny Suharli lalu korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi hingga persidangan.

“JPU berikan tuntutan 2 bulan atas dasar apa. Ini tidak adil, hukuman tidak sesuai dengan perbuatan yang dilakukan ke saya (korban). Kami meminta keadilan supaya Majelis Hakim vonis kurungan penjara terhadap Sunny Suharli seberat-beratnya,” harap nenek lansia. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *