oleh

Kadisparbud DKI Jakarta Targetkan Tahun 2019 Jumlah Wisatawan dan PAD Mencapai Rp 6,2 Triliun

Jakarta, TribunAsia.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta targetkan pengunjung wisatawan yang datang ke Jakarta mencapai tiga ribu orang. Kata Edy Junaedi dari target yang diharapkan dibidang pariwisata tahun 2019 setidaknya DKI Jakarta dapat menyerap pendapatan senilai Rp 6,2 triliun rupiah.

Maka, upaya-upaya untuk menciptakan nilai ekonomi dalam hal ini, pemerintah provinsi bersinergisitas terhadap pelaku usaha maupun organisasi dan komunitas untuk menggerakkan potensi objek wisata di Jakarta.

banner 336x280

“Target ada dua yaitu satu target jumlah wisatawan yaitu 2,9 atau 3 juta-lah katakan. Kedua PAD (pendapatan asli daerah) 6,2 triliun saat ini on the track. Kita optimis sampai 6 bulan kedepan,” ucap Edy di Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kemudian, Edy mengatakan pada bulan Ramadhan pengunjung wisatawan yang hendak ke tempat-tempat objek wisata yang terdapat di DKI Jakarta mengalami penurunan. Namun, kedepan dia optimistis calon wisawatan baik lokal maupun manca negara kembali memadati pusat ibukota Jakarta.

“Memang agak slow down di waktu-waktu sekarang ini karena bulan puasa, tapi saya kira bulan kedepan tidak,” harapnya, Jum’at (17/5/2019).

Kata Kadisparbud DKI Jakarta, Jakarta Tourism Forum (JTF) bagian sparing partner yang dapat berkolaborasi dengan organisasi atau komunitas yang dapat memajukan kota Jakarta.

“JTF itu adalah sparing partner-lah. Fungsi pemerintah ini sebagai kolaborator. anak mudanya ikut serta bersama-sama dengan tujuan organisasi pariwisata tujan kota itu semakin baik tentunya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, anggota-anggota dibawah naungan JTF memiliki kompetensi didunia pariwisata dan berpengalaman. Disamping itu, stakeholder ikut andil serta saling bersinergi dibidang yang sama.

“Anggota-anggota JTF ini adalah orang-orang hebat dan memang orang orang yang sudah memiliki pengalaman panjang pariwisata dan betul-betul stakeholder yang setiap harinya berdampak pada, manis dan getir-nya di sektor pariwisata,”  tandas Edy.

Terlebih, diantara mereka memiliki visi dan misi yang sama terhadap Pemerintah Daerah DKI Jakarta dan respon yang cepat. Edy pun menyatakan langkah-langkah kedepan untuk mencapai target dia akan mengadakan event-event terbuka untuk menarik minat calon pengunjung wisatawan.

Dia menyampaikan, Jakarta kaya akan destinasi wisata seperti pusat perbelanjaan, kuliner dan pulau-pulau yang memiliki keindahan slam.

“Suara mereka adalah suara para profesional, para pelaku harus segera di respon menurut saya. Tak ada yang lain, selain event-event karena atraksi itu menjadi salah satu daya tarik. DKI Jakarta itu adalah destinasi yang paling kaya,” ungkapnya.

“DKI Jakarta itu adalah destinasi yang paling kaya karena itu karena punya pusat perbelanjaan dia punya desain kuliner dia punya, natural juga seperti apa yang tadi saya cerita seperti Pulau Seribu dan yang lainnya,” tutup dia. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *