oleh

Peringati Hari Posyandu, Puskesmas Kecamatan Jatinegara Buka Stand Pelayanan Kesehatan di Museum Benyamin Sueb

Jakarta, TribunAsia.com – Puskesmas Kecamatan Jatinegara buka stand pelayanan kesehatan pada di Taman Museum Benyamin Sueb Jalan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Bertepatan dengan Hari Posyandu Nasional 2019, tim medis Gawat Darurat (Gadar) memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sekitar.

Dalam kegiatan itu, pihaknya memberikan pelayanan kesehatan seperti konsultasi gizi, cek gula darah dan termasuk didalamnya seminar terkait kesehatan pada usia kalangan remaja.

“Kalau tadi pagi itu ada stand kita pemberian cek gula darah seperti kolesterol kemudian ada tim Gadarnya dari dari Kecamatan Jatinegara. Saya sebenarnya sih shiff yang kedua saya dapat info dari taman-taman sebelumnya, serta dalam pengecekan gula darah serta kader-kader dan masyarakat,” jelas dokter Paulina Maria kepada TribunAsia.com, Selasa (30/4/2019).

Ia berpendapat, melalui Hari Posyandu diharapkan pastisipasi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap putra maupun putrinya pada waktu yang telah ditentukan dilingkungan terdekat.

Tidak lepas dari itu, kata Paulina melalui Posyandu stunting atau tumbuh kembang anak dapat termonitor termasuk asupan gizi yang dibutuhkan oleh balita. Menurut dia, Puskesmas Jatinegara saat ini telah memiliki petugas ahli gizi yang dapat mengendalikan status kesehatan masyarakat dan dilokasi tersebut belum diketemukan balita yang mengalami stunting.

“Kalau stunting di Puskesmas Jatinegara kita belum menemukannya. Kalau untuk mengantisipasinya Kecamatan Jatinegara sudah mempunyai ahli gizi jadi setiap ibu-ibu yang mempunyai balita untuk mengikutsertakan anaknya di Posyandu sehingga status gizinya dapat terkendali,” papar dokter berparas cantik itu.

Kemudian, petugas kesehatan dari Kecamatan Jatinegara itu juga mengutarakan akan pentingnya kesehatan dan Paulina menyarankan kepada masyarakat untuk tetap mengkonsumsi buah-buahan. Dia mengatakan, sumber gizi dapat diperoleh dari kandungan buah-buahan dengan harga murah dan banyak dijumpai diberbagai tempat.

“Saran saya peduli terhadap tanah gizi anak kesehatan anak. Di situ bukan hal yang mahal dari yang terkecil pun gizi sangat bagus misalnya gitu mulai dari telur atau buah tidak harus mencari buah yang mahal buah tomat timun itu termasuk juga,” ujarnya.

Sementara, Lurah Rawa Bunga menyatakan, langkah pelayanan kesehatan khususnya di DKI Jakarta tak lepas dari peran serta keterlibatan elemen masyarakat dan instansi terkait dalam mewujudkan pemenuhan gizi terhadap kesehatan ibu dan anak.

“Posyandu untuk penanganan stunting atau kerdil alhamdulillah saya selaku ketua umum ahli gizi di Provinsi DKI Jakarta bersinergisitas dengan panitia,” sebut Agustinah.

Gebyar Posyandu 2019 tersebut terselenggara atas dukungan elemen masyarakat diantaranya Jakarta Bahagia, Jaringan Aksi Peduli Anak Sehat (Jakpas) dan instansi kesehatan termasuk kader-kader Posyandu di Jakarta Timur.

Selain itu, tempat dilaksanakannya Gebyar Posyandu yang sebelumnya telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta tersebut, diharapkan dapat menyemarakan kegiatan-kegiatan seni dan budaya dilingkungan Jakarta Timur.

“Kami mengharapkan gedung taman Benyamin Sueb ini yang sudah diresmikan oleh Bapak Gubernur Provinsi DKI Jakarta,  pada bulan Oktober ini terus bisa dilaksanakan kegiatan-kegiatan menyemarakan atau menggabungkan Taman Benyamin Sueb ini sebagai taman atau museum seni dan budaya,” urainya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *