oleh

Merasa Dicurangi Caleg Golkar Tuntut Bawaslu Gelar Pemungutan Suara Ulang

Tangsel, TribunAsia.com – Tidak terima hasil penghitungan suara di daerah pemilihan 1 kecamatan Ciputat dan merasa dicurangi Caleg Golkar HM Robert Usman menuntut Bawaslu Kota Tangerang Selatan menggelar pemungutan suara ulang di sejumlah TPS.

“Kami perhatikan melalui tim dan relawan dilapangan adanya kecurangan masif yang terjadi sebab setelah tim meneliti perubahan suara kami lambat laun berkurang padahal data lebih unggul,” tegas Robert kepada awak media, sore (25/04) setelah mengantarkan bekas laporannya.

banner 336x280

“Saya datang membawa berkas aduan dan data yang kami pegang untuk menuntut keadilan jangan berbuat curang,” katanya.

“Sebagai calon anggota DPRD Tangsel, kami memperjuangkan hak kami sebab ada perbedaan antara data C1 saksi dengan C1 pleno di beberapa TPS di 4 Kelurahan (Serua, Sawah, Sawah Baru dan Kelurahan Jombang.red) keluhnya.

“Ada unsur motif kecurangan yang masif dan terstruktur yang dilakukan oleh oknum TPS yang ada di 4 kelurahan dan harus dibuat penghitungan suara ulang,” tegas Robert

Ia pun menghimbau kepada seluruh caleg dan partai yang mengalami nasib sama dengannya agar secepatnya melaporkan ke Bawaslu, “Setelah laporan ini, kami lanjutkan ke DPD Partai Golkar sebagai induk partai kami, kami juga minta kejaksaan dan kepolisian agar pelaku tindakan kecurangan masif dan terstruktur bisa di adili dan di TPS-TPS di 4 kelurahan dibuat PSU lagi.

“Jangan takut memperjuangkan hak sebagai caleg, jika nanti ada unsur pidananya kepolisian pun harus berani menangkap oknum-oknum TPS yang melakukan kecurangan itu,” tutup Robert.

Sementara Ketua Bawaslu Muhamad Acep hanya menangapi ringan atas laporan caleg golkar, menurutnya adalah laporan biasa, “Laporan caleg golkar yang datang bersama kuasa hukumnya sudah kami terima dan soal PSU (Penghitungan Suara Ulang.red) tidak semudah itu ada ketentuan dan pasal-pasalnya, intinya kami sudah terima laporannya,” ujarnya buru buru meninggalkan awak media dan malas menanggapi pertanyaan awak media soal OTT.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *