oleh

Kesbangpol Jaktim Menilai Melalui Pemusnahan Dapat Mengurangi Peredaran Narkoba

Jakarta, TribunAsia.com – Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Jakarta Timur, Hamid Mas’ud mengatakan disela-sela pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim).

Kata perwakilan Walikota Jaktim, narkotika dan obat-obatan terlarang perlu diperangi bersama. Lantas, dia mengatakan ketika pemusnahan barang-barang hasil kejahatan di pekarangan kantor Kejari Jaktim narkoba telah menyasar ketingkat sekolah dasar (SD).

“Pimpinan Kejari yang mana pada hari ini bisa melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti yang utama terkait dengan penyalahgunaan narkoba seperti bapak (Kajari Jaktim) sampaikan memang namanya ini perlu kita perangi bersama karena yang disasar adalah generasi muda,” jelasnya, Rabu (24/4/2019).

Dia menambahkan, dengan dilakukan pemusnahan barang bukti hasil kejahatan diharapkan dapat mencegah peredaran narkotika di Jakarta Timur.

“Generasi penerus tongkat estafet kepemimpinan bangsa kita-kita dan kepada masyarakat narkoba ini urusannya gencarnya pemusnahan barang yang lain sesuai dengan yang telah disampaikan sekali lagi pemerintah kota dan untuk masalah narkoba,” jelasnya.

Kegiatan pemusnahan barang bukti yang telah inkrah yang dilaksanakan oleh PN Jakarta Timur.

“Dalam rangka untuk mengurangi peredaran narkoba sudah masuk sampai ke tingkat sekolah dasar dengan peredaran narkoba mungkin itu yang bisa kita sampaikan terima kasih assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tambah Hamid Mas’ud.

Teuku Rahman selaku Kajari Jaktim mengungkapkan, dari hasil penyitaan barang bukti atas kerjasama dari berbagai unsur baik TNI, Polri dan Pemerintah setempat.

“Bahwa hari ini tahun tahun 2019 terdiri dari ganja kemudian berbagai macam merk handphone kemudian yang lainnya, yang semuanya tentunya sudah mendapatkan kekuatan hukum tetap atau sudah inkrah,” sebut Rahman.

“Hal ini memang kami lakukan dalam rangka rutinitas kegiatan yang harus dilaksanakan tentunya dalam rangka kegiatan ini juga menyampaikan bahwa penanganan perkara yang merupakan bagian dari sinergitas yang telah dilakukan oleh aparat pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur apa yang kami lakukan saat ini tidak terlepas dari kerjasama,” terangnya lagi.

Kemudian, diharapkan kata Kajari Jaktim masyarakat harus berperan serta dalam pemberantasan narkoba khususnya di wilayah Jakarta Timur. Kasus terbesar yang ditangani pihaknya tak lain permasalahan narkotika mencapai 50 persen dari kasus hukum lainnya.

“Kita semua masyarakat juga dalam pengamanan masyarakat terhadap pemberantasan narkoba juga terjadinya tawuran sering terjadi di wilayah Jakarta Timur hampir 50 persen. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama dalam kegiatan ini mari kita kaji lagi dalam pelaksanaan pemberantasan penggunaan penyalahgunaan dan pembuatan maupun pendistribusian narkoba,” tandasnya. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *