oleh

Kejari Jaktim Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan yang Telah Inkrah

Jakarta, TrbiunAsia.com – Kejaksaan Negeri Jakarta Timur musnahkan barang bukti hasil kejahatan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Saat pemusnahan dilaksanakan, berbagai jenis barang bukti dihancurkan dengan cara dipotong menggunakan gerinda dan dibakar.

Teuku Rahman selaku Kajari Jaktim mengungkapkan, dari hasil penyitaan barang bukti atas kerjasama dari berbagai unsur baik TNI, Polri dan Pemerintah setempat.

“Bahwa hari ini tahun tahun 2019 terdiri dari ganja kemudian berbagai macam merk handphone kemudian yang lainnya, yang semuanya tentunya sudah mendapatkan kekuatan hukum tetap atau sudah inkrah,” kata Rahman, Rabu (24/4/2019).

“Hal ini memang kami lakukan dalam rangka rutinitas kegiatan yang harus dilaksanakan tentunya dalam rangka kegiatan ini juga menyampaikan bahwa penanganan perkara yang merupakan bagian dari sinergitas yang telah dilakukan oleh aparat pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur apa yang kami lakukan saat ini tidak terlepas dari kerjasama,” tambahnya.

Kemudian, diharapkan kata Kajari Jaktim masyarakat harus berperan serta dalam pemberantasan narkoba khususnya di wilayah Jakarta Timur. Kasus terbesar yang ditangani pihaknya tak lain permasalahan narkotika mencapai 50 persen dari kasus hukum lainnya.

“Kita semua masyarakat juga dalam pengamanan masyarakat terhadap pemberantasan narkoba juga terjadinya tawuran sering terjadi di wilayah Jakarta Timur hampir 50 persen. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama dalam kegiatan ini mari kita kaji lagi dalam pelaksanaan pemberantasan penggunaan penyalahgunaan dan pembuatan maupun pendistribusian narkoba,” jelasnya dengan didampingi seluruh kepala seksi.

Kajari Jaktim kembali menegaskan, akibat peredaran narkotika berpotensi merusak generasi penerus bangsa terutama kalangan muda. Terlebih, dia juga menilai kasus tauran antar warga di Jakarta Timur kerap terjadi.

“Karena bagaimanapun kalau kita lihat efek samping narkoba sangat merugikan generasi muda. Melalui penyalahgunaan narkoba kemudian menurunkan tingkat daripada moralitas generasi muda hingga terjadi terjadilah hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan agama,” terangnya.

Disamping itu, disela-sela pemusnahan barang bukti alat kejahatan, perkara kriminal yang menonjol di wilayah hukum Jakarta Timur diantaranya kasus penembakan yang dilakukan oleh dokter Ryan di sebuah klinik yang terdapat di Kramat Jati, Cawang, Jaktim.

“Kasus pembunuhan dokter di klinik Kramat Jati,” sebut dia. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *