oleh

Kena Pidana, Banyak Kotak Suara Pemilu Tak Tergembok di Balai Rakyat Sukmajaya

Jakarta, TribunAsia.com – Pantauan, banyak kotak suara hasil pilpres dan pileg yang tak tergembok ketika diturunkan dari sejumlah  truk untuk dimasukkan dan dikumpulkan di Balai Rakyat Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (18/4).

Selain itu, juga tampak kumpulan kunci-kunci untuk sejumlah kotak suara ditinggalkan mengantung di gembok disejumlah kotak suara dari pelbagai TPS dari Kelurahan Bakti Jaya.

Disebutkan Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barlini, ini adalah keteledoran yang dapat berakibat pelanggaran hukum pidana.

Malpraktik ini, di antaranya tampak dari TPS 38, 133, 140. Anggota Panwaslu yang berada di lokasi juga tidak memerhatikan masalah ini.

Dikonfirmasi Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barlini mengatakan, hal ini adalah yang salah dan sebuah keteledoran dan pelakuknya dapat ditindak secara pidana.

“Tidak boleh begitu. Ini bisa mendapat sanksi pidana. Pidan urusannya. Seperti kunci, gembok itu hal yang sangat penting. Malah ada tutup kotak yang diikat dengan kabel tis saja. Tidak pakai gembok,” ujar Luli Barlini.

Luli mengatakan akan evaluasi dan akan berkoordinasi dengan anggota Panwaslu Kecamatan Sukmajaya.

Sisi lain, ada juga keteledoran lain dari petugas TPS yang mencapur semua kunci penutup kotak di kantong plastik sehingga meyulitkan diambil saat dibutuhkan.

“Apa pun masalahnya. Kotak suara itu harus dikunci. Titik,” tegas Barlini.

Selain itu, tampak pula sejumlah kotak suara yang dibongkar kembali oleh sejumlah orang tanpa berseragam petugas, atau teridentifikasi. Seperti pembongkarang 135  Mekarajaya, Sukmajaya.

Sejumlah orang ini yang membongkat, melakukan pencatatan perjumlahan suara pileg.

Saat ini di wilayah Kecamatan Sukmajaya sedang dilakukan pengangkutan kotak suara dari TPS-TPS ke Balai Rakyat Sukmajaya. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *