oleh

Atas Keluhan Warga EcolaPark, ini Jawaban PT SCG Mix Plaint Serpong

Tangsel, TribunAsia.com – Sempat viral video asap dari cerobong milik PT.SCG Mix Plaint Serpong di atas pemukiman warga EcolaPark Serpong, ditambah keinginan warga meminta perusahaan tersebut memindahkan cerobongnya

GA Manager PT SCG Mix, Dwi Martha Ardiyanto kepada awak media menjelaskan, Kamis (04/04/2019) bahwa berdirinya PT.SCG Plaint Serpong sejak tahun 2007 banyak melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerja, bahkan mereka (pekerja asal warga setempat.red) menyesali adanya keluhan warga EcolaPark Serpong.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Tahun 2007, sebelumnya kami mendirikan Jaya Ready Mix Plaint Serpong dan seluruh warga sekitar plaint mendukung tidak pernah ada keluhan apapun. Tak hanya itu saat berganti menjadi PT.SCG Mix warga sekitar pun tidak keluhkan soal keberadaan plaint ini” ujar Dwi.

Tambahnya, sebelumnya saat proyek pembangunan EcolaPark Serpong, plaint ini dikunjungi oleh owner perusahaan pengembangnya malah beliau ajak kerjasama soal materialnya.

“Ya! Kami pernah ditemui owner pengembang EcolaPark Serpong terkait pembangunannya, dan sebenarnya sebagian material EcolaPark Serpong dari PT.SCG Mix berdasarkan permintaan pembelian saat itu” kata Dwi menerangkan kunjungan owner pengembang EcolaPark Serpong.

“Memang kami ikut andil dalam pembangunan EcolaPark Serpong, dan tak pernah ada keluhan apapun,” urainya lagi.

“Jika sekarang ada keluhan, sebenarnya juga kami sudah bertemu dengan warga bahkan sudah improvement soal cerobong milik kami” tegas Dwi.

“Jika sebelumnya kami menggunakan drymix, namun saat ini kami sudah menggunakan sistem wetmix yang ramah lingkungan, termasuk soal kebisingan jika dulu kami gunakan genset sekarang sudah pakai PLN hingga hilang kebisingan tersebut.

“Selain itu, Kami lakukan test lingkungan dan langsung datang ke dinas BLHD Tangsel dengan membawa sampel sesuai kebutuhannya,” Jelas Dwi

Sementara soal beredarnya video asap tebal dari cerobong milik PT.SCG Mix Plaint Serpong, katanya itu hasil rekaman warga EcolaPark sebelum improvement sistem yang sudah berganti menjadi wetmix ramah lingkungan.

“Seluruh keluhan warga sudah kami penuhi dan mediasi ini pun melibatkan dinas terkait, jadi soal rekaman video yang beredar adalah rekaman sebelum adanya mediasi,” jawab Dwi atas keluhan warga soal video.

“Hingga kini, seluruh mediasi sering dilakukan termasuk melibatkan dinas terkait” tandasnya.

Sedangkan permintaan warga Ecolapark erpong terkait pemindahan cerobong milik PT.SCG Mix disebabkan posisinya tepat diatas pemukimam, Ia hanya menyampaikan bahwa sudah disampaikan ke kantor pusat.

“Biaya cerobong tersebut lumayan fantastis mahalnya, tapi perubahan sistem kerja cerobong sudah kami improvement dengan menggunakan wetmix ramah lingkungan” pungkas Dwi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *