oleh

Pasar Tradisional Terlihat Kumuh, Pedagang: Tempat Kami Menyambung Nyawa Butuh Diperhatikan

Bulukumba, TribunAsia.com – Suasana pasar tradisional yang belum memenuhi standar menjadi keprihatinan pedagang pasar tradisional di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Penampakan pasar yang kumuh dinilai butuh perhatian khusus pemerintah. Hal ini sebagaimana disampaikan Rohani, pedagang pasar tradisional di Bulukumba.

“Bagi orang seperti kami, pasar merupakan tempat mata pencaharian, tempat menyambung nyawa, tapi bila tempat itu terlihat tidak layak lalu bagaimana kami bisa nyaman berdagang” tegasnya, Selasa (2/4).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Perempuan yang sudah bertahun-tahun menyambung hidup di Pasar ini mengaku suasana pasar yang nyaman turut mempengaruhi psikologi pembeli.

“Sederhana saja, dimanapin bila tempatnya enak pasti pembeli betah berlama-lama, tapi bila tidak maka yang terjadi juga sebaliknya” imbuhnya.

Dia menuturkan di salah satu pasar tempat ia berjualan rawan becek bila musim hujan, dinilainya hal itu sungguh mengganggu kenyamanan transaksi jual beli di pasar.

“Misalnya salah satu pasar tradisional di Palampang, bila hujan turun tempat pasar jadi becek, bagaimana tidak terganggu” pungkasnya. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *