oleh

Anak Muda Harus Optimis

Bulukumba, TribunAsia.com – Manusia hidup dalam lingkungan berbeda, ada yang hidup di daerah, akses informasi dan sarana mudah terjangkau, adapula hidup di pedesaan, terpencil dan kurang sarana, salah satunya dialami Loly Farhan, anak muda yang hidup di pedalaman Bulukumba, walaupun dalam suasana terbatas namun tekadnya untuk maju tak terbendung, baginya anak Muda Harus Optimis.

Loly sapaan akrabnya, merupakan pelajar pada salah satu sekolah menengah kejuruan di Bulukumba, pada dasarnya ia berasal dari keluarga tidak mampu, ia dalam keadaan yatim setelah ditinggal mati ibunya.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Secara ekonomi tidak mampu, rumah jauh dari kata megah, yatim pula” ucapnya, Kamis (4/4).

Bagi pria yang kini memasuki usia remaja ini, anak Muda seperti dirinya yang hidup dalam suasana keterbatasan harus memiliki optimisme yang jauh lebih besar dari anak sepantarannyanyang hidup dalam kondisi lebih nyaman.

“Justru saya haru lebih optimis, lebih bekerja keras, saya percaya kemajuan adalah hak semua orang” tegasnya.

Dirinya bercita-cita kelak akan menjadi ahli otomotif handal.

“Saya ingin jadi ahli otomotif, makanya kuambil jurusan otomotif di sekolahku” sebutnya.

Semangat Loly untuk menggapai kemajuan bisa menjadi inspirasi bagi anak muda dimana saja berada, khususnya yang berada dalam situasi kurang beruntung, sangat penting menanamkan keyakinan bahwa hanya diri anda yang bisa merubah kehidupan anda. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *