oleh

Pertahanan Lemah Karena Terjadi Kebocoran Anggaran

Jakarta, TribunAsia.com – Isu kebocoran anggaran menguat dalam debat Pilpres putaran keempat, isu ini bahkan sering disinggung saat tema pertahanan dan keamanan, Prabowo Subianto merupakan pihak yang paling sering menyorot masalah ini, kebocoran anggaran mempengaruhi stabilitas pertahanan.

Secara tegas Prabowo mengungkapkan pertahanan yang lemah disebabkan kebocoran anggaran.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Bagaimana pertahanan bisa kuat bila kekayaan kita lari keluar negeri” imbuhnya, Sabtu (29/3).

Dalam pandangan Prabowo anggaran pertahanan Indonesia masih terlalu rendah agar pertahanan menjadi kuat, namun hal itu tidak mungkin terjadi bila masih terjadi kebocoran anggaran.

Pertahanan yang kuat dibutuhkan untuk memastikan keamanan dan kedaulatan negara.

“Bila pertahanan kita lemah maka itu ancaman serius, kekayaan kita bisa mengalir keluar dengan mudah” terangnya.

Prabowo mengkritik tindakan pemerintah dibawah kepemimpinan Jokowi yang dengan mudah menyerahkan pengelolaan bandara dan pelabuhan kepada pihak asing.

“Bandara dan pelabuhan adalah aset strategis dalam pertahanan, tidak boleh pengelolaannya diserahkan kepada asing, itu ancaman bagi pertahanan” imbuhnya.(ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *