oleh

Lahan Dikuasai Apartemen, Ahli Waris Laporkan Oknum Notaris ke Polda Metro Jaya

Jakarta, TribunAsia.com – Patuan Anggi Nainggolan, SH telah melaporkan oknum Notaris dan pihak-pihak lainnya terkait rekayasa pembebasan lahan seluas 4500 meter persegi ke polisi. Kata dia, orang yang telah meninggal dunia pun turut dimasukkan kedalam perjanjian.

Maka dia berharap, setelah melakukan pelaporan ke polisi oleh Ahli Waris pemilik tanah dilokasi RT 01 RW 01 Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati segera ditangkap.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“266 dan 264 itu nggak miss lagi itu pasti 266 itu maksimal 7 tahun jadi harus ditangkap jadi nanti polisi harus menangkap dan obyektif sesuai dengan undang-undangnya. Ini jelas orang meninggal dimasukkan ke dalam waktu itu jadi makanya di sini yang kena 266,” papar Patuan kepada TribunAsia.com, Jum’at (29/3/2019).

Tidak hanya oknum Notaris yang dilaporkan dalam perkara yang masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan tetapi salah seorang yang bernama Meri turut dilaporkan ke polisi. Menurut dia, dalam pasal 264 seseorang yang memasukkan surat diluar haknya akan diancam dengan hukuman 5 tahun. “264 itu masukkan surat yang bukan hak saya katakan tadi di atas 5 tahun dan harus ditahan. Yaitu yang diatas 5 tahun notaris itu wajib ditahan dan si Meri,” ujarnya.

Pelaporan muncul ketika sidang perdata berlangsung di PN Jaktim dan diketemukan unsur rekayasa atau keterangan yang diduga tidak sesuai pada Akta Autentik. Pasal berlapis turut diutaran oleh Kuasa Penggugat yang mana telah ditunjukkan dalam lembaran bukti lapor yang tercatat dikepolisian.

Adapun laporan polisi tersebut terdaftar di SPKT Kepolisian Daerah Metro Jaya dengan LP/1586/III/2019/PMJ/Dit. Reskrimum dengan perkara menyuruh menempatkan keterangan palsu kedalam Akta Autentik dan pemalsuan akta. Disamping itu, korban selaku Ahli Waris Soleha Binti Rasah mengalami kerugian materil dan pelapor atas nama Muhammad Yusuf yang tinggal dibilangan Cawang Kramat Jati, Jakarta Timur. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *