oleh

Sidang Aset Sitaan, Jamaah Firts Travel Kecewa Kajari Depok Inkar Janji

Depok, TribunAsia.com – Puluhan jamaah Firts Travel kecewa kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok Sufari karena tidak bersedia mengadirkan Andika Surachman, Direktur PT First Travel, pengusaha peberangkatan jamaah umrah.

Para jamaah calon umrah Firts Travel ini menuntut supaya barang sitaan dari aset Firts Travel dari kasus penipuan dan penggelapan jemaah calon umrah ini dikembalikan kepada jamaah yang dapat dikembalikan kepada biaya pengganti dan keberangkatan umrah.

Kejaksaan Negeri Jakarta Timur - ZONA INTEGRITAS (Wilayah Bebas Korupsi)

Akibatanya, ketidakhadiran Andika Surachman, membuat majelis hakim yang diketuai Sobandi yang juga Ketua PN Kota Depok ini mengentikan persidangan perdata ini dengan alasan kurangnya para pihak, Rabu (27/3).

Kepada majelis hakim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Endah Sendilosa mengatakan ketidakhadiran Andika sebagai tergugat karena belum berhasil dihadirkan oleh JPU.

Dalam hal Kajari Sufari Kota Depok Sufari sebagai turut tergugat juga ikut-ikutan tidak hadir dalam persidangan. Saat ini Andika Surachman sedang jalani pengukuman di Rutan Cilodong Kot Depok Pascavonis 20 tahun penjara oleh PN Kota Depok pada

“Kami kecewa kepada Kajari Depok Sufari tidak hadir dipersidangan dan juga tidak mengadirkan tergugat tanpa alasan yang jelas. Ini sidang kedua. Di sidang pertama juga ditunda. Alasannya cuma tergugat tidak dapat dihadirkan. Padahal Andika ada di Rutan Depok yang jaraknya hanya sekitar dua kilometer dari PN Depok. Alasan apa itu,” kata Riesqi Rahmadiansyah, pembela hukum kelompok jamaah calon umrah Firts Travel seusai persidangan kepada  wartawan di PN Kota Depok, Rabu (27/3/2019).

Perkaran silang perdata adalah buntut dari putusan majelis hakim yang diketua Sobandi yang memutuskan pada 30 Mei 2018 bahwa aset Firts Travel di sita untuk negara. Sedangkan JPU waktu itu yang diketuai oleh Kajari Kota Depok Sufari menuntut kembalikan kepada jamaah. Sebagai pengacara negara jaksa menjadi pihak tergugat.

Informasi, tiga bos travel perjalanan umrah First Travel divonis berbeda oleh majelis hakim. Andika Surachman divonis 20 tahun, Annisa Hasibuan divonis 18 tahun penjara, sementara Siti Nuraida alias Kiki diganjar hukuman 15 tahun penjara.

Dalam amar putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Sobandi, meskipun ketiganya divonis bersalah melakukan penipuan dan pencucian uang, ada alasan yang membuat hukuman ketiganya berbeda. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *