oleh

Rutan Kota Depok Fasilitasi Pelajar WBR Ikuti UNBK SMK

Depok, TribunAsia.com – Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kota Depok Bawono Ika Sutomo memfasilitasi warga binaan rutan (WBR) ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) yang sedang berlangsung sejak Senin 25 – Kamis 28 Maret 2019.

Dilaporkan, Selasa, 26 Maret 2019. Di Kota Depok, Jawa Barat, ada sekitar 12.398 pelajar SMK yang mengikuti UN-SMK ini. Dari ribuan pelajar itu, dua di antaranya berstatus sebagai narapidana kasus penganiayaan. Meski demikian, disebutkan Bawono, pendidikan ialah hak warga negara yan tidak dipasung oleh status apa pun.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Jelas Karutan Bawono Ika Sutomo, ada dua narapidana berstatus pelajar yang menginginkan mengikuti ujian yaitu pelajar berinisial SH (17 tahun) dan NW (17 tahun).

“Mareka kami fasilitasi mengikuti ujian di sekolah asal mereka. Seperti pelajar yang lain. Tentu dengan cara pengawas yang soft dari petugas kami. Pokoknya dengan cara kemanusiaan. Keduanya kami izinkan keluar untuk mengikuti kegiatan USBN dan UNBK,” sebutnya.

Selama mengikuti ujian, keduanya pun diberikan seragam sekolah. Tidak menggunakan kaos tahanan lantaran, pada dasarnya pendidikan adalah hak anak.

“Kami memiliki kewajiban untuk memenuhi hak-hak dasar mereka meski yang bersangkutan sedang tersangkut masalah hukum,” kata Bawono.

Keduanya pelajar ini telah melengkapi persyaratan administratif yang harus dipenuhi seperti surat permohonan pihak keluarga, surat keterangan siswa dari sekolahnya, surat keputusan Kepala Rutan, dan surat sidang Rutan Kelas II B Depok. (Hendrik Raseukiy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *