oleh

Perlu Keterlibatan Kaum Muda Mendorong Politik Nilai

Bogor, TribunAsia.com – Suasana politik semakin panas, saling sikut diantara kontestan pemilu semakin sering terjadi, dalam realitasnya tidak sedikit pelaku politik menghalalkan segala cara meraih kekuasaan, kondisi ini membuktikan politik dijalankan tanpa nilai. Dalam situasi seperti ini kaum muda perlu berdiri paling depan menegakkan politik nilai, pernyataan tersebut diungkapkan Koordinator Presidium Demokrasiana Institute, Zaenal Abidin RiAm, saat menjadi narasumber Dialog Politik yang diselenggarkan Kohati Cabang Bogor di Wisma GKBI Megamendung, Jumat (8/3).

“Politik dalam makna luas melingkupi semua aspek kehidupan termasuk kaum muda, olehnya kaum muda perlu ambil bagian dalam gerakan politik dengan mendorong politik nilai, menjaga moralitas politik ditengah pragmatisme politik yang semakin akut” jelas Enal dalam forum dialog.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Moralitas politik dibutuhkan guna mencegah banalisme politik, perilaku politik saling memangsa.

“Moral dalam politik penting agar politik tidak menjadi panggung saling menghabisi, bentuk konkrit gerakan politik nilai misalnya memasifkan gerakan anti politik uang, mendidik masyarakat agar menjadi pemilih cerdas dan lain-lain” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Komisioner KPU Kota Bogor, Dede Juhendi, yang juga bertindak sebagai narasumber menyinggung pentingnya kedewasaan sikap dalam menghadapi perbedaan pilihan di kontestasi politik tahun ini.

“Beda pilihan itu biasa namun harus tetap rukun, perlu dewasa menghadapi perbedaan pilihan, akal sehat dibutuhkan untuk menghindari perpecahan” imbuhnya.

Sementara itu Mumul selaku Akademisi yang hadir sebagai narasumber mengingatkan pentingnya kaum muda berperan dalam proses perubahan.

“Kaum muda harus memiliki semangat untuk melakukan kerja perubahan, terlebih peran pemuda adalah sebagai agen perubah, idealisme harus dijaga dengan baik” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *