oleh

Larang Peliputan, Kabagops Sudinhub Jaktim: Namanya Siapa yang Galak Nanti Saya Pindahkan !

Jakarta, TribunAsia.com – Kepala Bagian Operasional Sudinhub Jaktim (Kabagops Jaktim) akan menindak tegas oknum-oknum anak buahnya yang tengah melarang wartawan meliput. Menurut Slamet Dahlan, bila diketemukan pelanggaran pada anggota Dinas Perhubungan saat itu, dia akan menindak serta memutasikan oknum tersebut.

“Itu salah paham Mas itu anggota, mohon maaf kan kadang-kadang anggota capek di lapangan kadang-kadang panik kadang-kadang apa segala macam dikira. Namanya siapa sih yang galak gitu nanti saya pindahin deh namanya siapa. Itu namanya siapa nanti kita ke kantor boleh, namanya siapa nanti kita ngobrol dikantor,” tegas Dahlan kepada TribunAsia.com, Kamis (7/3/2019).

Iklan 52 Khutbah Jum'at

Kabagops Sudinhub Jaktim pun menambahkan, untuk awak media seharusnya posisinya sebagai mitra justru kejadian pelarangan pengambilan gambar menimbulkan keributan menjadi tontonan gratis pengguna jalan. Dahlan tak lupa menyampaikan permohonan maaf atas kejadian peliputan ketika Operasi Lintas Jaya digelar dan tak henti-hentinya bersikap tegas kepada bawahannya dalam menjalankan tugas.

“Kadang-kadang itu, yang sering saya maki-maki itu Mas kadang-kadang anak-anak itu ampun. Padahal kan baik pasti mau beritakan baik. Kadang-kadang anak-anak itu goblok kadang-kadang yang jadi teman itu pada ribut kalau salah saya mohon maaf dibikin baik saja,” terangnya.

Terlebih, dia meminta nama-nama pelaku yang bertutur kata kurang sopan dan melarang aktifitas peliputan kepada wartawan hingga terjadi cekcok mulut dimuka umum. Kata Dahlan dengan tegas, bila mana diketemukan oknum tersebut pindah tempat tugas menanti mereka.

“Nanti saya pindahin deh namanya siapa. Namanya siapa. Ini kan tahun-tahun politik ciptakanlah kondisi amanlah,” ungkap Ops Sudinhub Jaktim.

Perlu diketahui, kejadian larangan peliputan sudah disampaikan kepada Dwi, perihal tentang izin sudah disampaikan sebelumnya kepada personil yang berada dilokasi. Namun, adu pendapat tak terhindarkan ketika operasi berlangsung hingga penyitaan KTA terjadi dan jadi tontonan pengguna jalan yang sedang melintas.

“Hari ini saya sudah izin Pak dari pihak Bapak reaksional langsung marah ? Mana itunya mana sprintnya sepertinya begitu ya pak,” jelas pewarta.

Sebelum mengakhiri wawancara, Komandan regu Sudinhub Jaktim, melanjutkan untuk tugas peliputan diharapkan menghampiri dia. Kata Dwi, operasi yang digelar di depan kantor Antam menuju Kawasan Industri Pulo Gadung akan menindak pelanggar aturan lalu dan kemudian melakukan penyetopan operasi bagi kendaraan umum.

Setelah melakukan wawancara terhadap Komandan regu Sudinhub Jaktim, KTA wartawan yang tengah meliput Operasi Lintas Jaya 2019 itu kemudian diberikan kembali oleh anggota POM AU.

“Ngomong dulu kepada saya, saya sebagai Danru. Kalau kedapatan kita akan stop operasi. Dia Mengurus surat-suratnya,” tutup anggota perhubungan DKI Jakarta. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *