oleh

Khotbah Shalat Jum’at, Kasipidum Jaktim Beri Tausiah dan Bagikan Kitab Suci Al-Qur’an di Rutan Cipinang

Jakarta, TribunAsia.com – Masuki waktu shalat Jum’at, Khotib mengajak para tahanan dan narapidana untuk membaca kitab suci Al-Qur’an di Masjid Nurul Iman yang terdapat di Rumah Tahanan Kelas 1 Cipinang Jakarta Timur.

Kata Achmad Muchlis, dihadapan warga binaan mengharapkan untuk memperdalam ilmu rohani. Namun, dia turut mengatakan kepada para narapidana dan tahanan yang sedang shalat Jum’at berjamaah untuk bersedia membimbing dalam konteks wawasan keagamaan dan katanya kegiatan berbau kerohanian tersebut seperti belajar di Pondok Pesantren.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Bahwa menjalani hukuman tak ubahnya kita anggap saja sedang ada di pesantren. Kalau tujuannya instroveksi dengan cara membaca Al-Qur’an sehabis shalat lima waktu. Setelah lancar atau rutin maka diharapkan bagi para napi mendapatkan bimbingan setidaknya dari Habib Abdullah Bin Ja’far Alhabsy,” jelas Muchlis selaku Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (8/3/2019).

Disamping itu, dalam khotbah Jum’at Muchlis menyampaikan kembali bagi para narapidana yang telah hafal Al-Qur’an hingga Zus 30, dia berjanji akan membimbing agar tartil (bacaan yang baik) dapat dikuasai.

Terlebih, Kasipidum Jaktim mengutarakan lagi disela-sela khotbah bagi yang menjalankan hukuman di Rutan Cipinang supaya meluangkan waktu untuk menghafal Al-Qur’an dan jika bebas nanti ilmu agama yang diperdalam dapat bermanfaat di masyarakat.

“Dapat menghafal Zusama, Zus 30 secara tartil (baca yang baik). Bagi yang menjalani hukuman yang lebih lama akan kembali ke jalan Allah. Diharapkan bisa menghafal 30 Zus setelah menjalani hukuman sehingga kembali ke masyarakat benar-benar menjadi muslim yang berguna bagi agama, keluarga dan masyarakat,” imbuhnya.

Kemudian, kata pria berkopiah hitam itu kegiatan kerohanian di khususnya didalam Rutan atau Rutan di Cipinang Jakarta Timur akan dipantau bersama Kepala Rumah Tahanan dan jajarannya.

“Juga menegaskan akan selalu memantau kegiatan para penghafal Alquran di rutan Cipinang melalui Karutan dan jajarannya,” tandas Muchlis.

Habib Abdullah Bin Ja’far Al Habsyi dalam kesempatan yang sama ikut menyatakan, bulan Rajab adalah bulan yang baik jika mengamalkan istighfar dan memperkuat ampun kepada-Nya. Menurut Habib, persiapan menjelang bulan suci Ramadhan diharapkan untuk menjadi pribadi yang ikhlas.

“Kita menyaksikan bulan Rajab bulan sebagai bulan istighfar meminta kepada Allah ampunan serta persiapan kita menuju bulan Ramandhan. Kita berharap dibulan Rajab kita menjadi pribadi yang baik yang ikhlas yang selalu berharap akan kasih sayang Allah SWT,” ungkap Habib Abdullah.

Ditengah-tengah para jamaah yang mayoritas tersandung perkara pidana, Habib lebih menyarankan untuk menjadi pribadi yang pandai menghafal Al-Qur’an. Katanya, jamaah yang hadir tidak lupa untuk mengamalkan kitab suci Al-Qur’an dan membacanya setiap saat.

“Persiapkan agar menjadi pribadi yang qurani. Dengan selalu mengedepankan Al-Qur’an. Baik, dibaca dan diamalkan,” pesan Habib. (Dw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *