oleh

Jika Berani Adil, Jokowi Seharusnya Menagih Pengembalian Lahan kepada Konglomerat Pendukungnya

Jakarta, TribunAsia.com – Beberapa waktu lalu calon presiden nomor urut 01 kembali mengeluarkan sindiran kepada Prabowo Subianto Capres nomor urut 02, Jokowi menyentil bahwa dirinya sedang menunggu pihak yang katanya ingin mengembalikan lahan, walaupun tanpa menyebut nama namun sasaran tembak jelas diarahkan ke Prabowo, namun sayang hingga detik ini tidak terlihat keberanian Jokowi meminta pengembalian lahan kepada konglomerat pendukungnya.

Koordinator Nasional Jaringan Muda Sandi, Mubdy Ohoiwer, menilai sindiran Jokowi termasuk ekspresi gagal paham.

Iklan 52 Khutbah Jum'at

“Jokowi sedang gagal paham, tanah yang dimiliki Prabowo memiliki HGU, nah harusnya Jokowi buatkan payung hukumnya berupa UU atau Perpu, baru setelah itu nagih” jelasnya di Jakarta, Jumat (1/3).

Lebih lanjut dirinya menekankan seharusnya Jokowi melakukan tindakan yang sama kepada konglomerat penguasa tanah yang mendukungnya, sebagaimana diketahui Jokowi banyak didukung oleh tuan tanah, beberapa dari mereka bahkan memiliki tanah yang jauh lebih luas dari kepemilikan Prabowo, sebutlah kelompok Sinar Mas, Erick Thohir, Luhut Binsar Panjaitan, Hary Tanoe dan lain-lain.

“Harusnya Jokowi adil dong, ayo minta juga konglomerat tanah yang mendukungnya agar mengembalikan lahan untuk kepentingan negara” pungkasnya.

Saling sindir pengembalian lahan berbuntut panjang, tak pelak isu ini menjadi “gorengan” timses kedua belah pihak, Secara terpisah Wakil Presiden JK telah menegaskan bahwa Prabowo membeli lahan tersebut secara sah, JK bahkan menekankan bahwa yang dilakukan Prabowo adalah bagian dari penyelamatan aset negara. (ZNR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *