oleh

Enam Destinasi Wisata Pulau Bidadari Versi Aktivis JTF

TribunAsia.com

Oleh : Abdul Malik Raharusun

Seharian penuh, Kamis, 28 Februari 2019, Jakarta Tourism Forum bersama Bupati Kabupaten Kepulauan Seribu dan stakeholder serta manajemen Ancol melaksakan diskusi marathon pengembangan pariwisata Kepulauan Seribu di Resor Wisata Pulau Bidadari. Diskusi yang digelar dengan tajuk, “Sinergi Pengembangan Kepulauan Seribu Menjadi Destinasi Wisata Dunia” melibatkan dan mensinergikan banyak pemangku kepentingan pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu. Seharian di Pulau Bidadari, Abdul Malik Raharusun, aktivis Jakarta Tourism Forum merangkum 6 (Enam) destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Pulau Bidadari.

1. Landscape Sejarah Panjang Pulau Bidadari

Pulau Bidadari sekarang yang indah memiliki landscape sejarah panjang yang seusia dengan Jakarta. Pulau pada abad ke-15 ketika Kolonial Belanda menginjakakan kakinya di Jayakarta telah menjadi perhatian serius kolonial. Pulau ini pernah menjadi Benteng bagi Sunda Kelapa, sampai kota Batavia. Pada abad ke-16 Pulau ini juga pernah digunakan sebagai rumah sakit pada abad ke-16 saat itu disebut dengan Pulau Sakit dan villa bagi bangsawan Belanda. Sekitar tahun 1970an pulau ini difungsikan sebagai destinasi wisata dan sejak itu pula berganti nama menjadi Pulau Bidadari. Jenius kan ?

 

2. Benteng Martello dan Ratusan Meriam

Sebuah bangunan benteng klasik, saya melihatnya dari ketinggian justru seperti arena tarung para Gladiator Romawi kuno, tapi sesungguhnya bangunan ini adalah Benteng, disebut dengan nama Benteng Martello. Bangunan ini dibangun sekitar abad ke-16, sebagai benteng dan menara pengintai tinggi bangunan ini antara 10-15 meter dengan ketebalan dinding mencapai dua meter. Pada abad ke-18 ketika terjadi tarung perang antara Inggris dan Belanda, Benteng Martello sebagai pertahanan Belanda menahan serangan Inggris ke Batavia. Untuk itu disekitaran benteng kita juga masih menemukan ratusan meriam tembak serdadu Belanda. Heroik yah.. ?

3. Dari Biawak Pulau Seribu, Elang Bondol dan Karantina Rusa

Selain wisata sejarah Pulau Bidadari juga menawarkan wisata fauna yakni Biawak, Elang Bondol dan Karantina Rusa. Biawak di Pulau Bidadari jumlahnya mencapai ratusan ekor, dan hidup secara liar di alam. Namun demikian keberdaan Biawak ini tidak mengganggu bagi aktivitas manusia bahkan memberi makan Biawak menjadi aktivitas wisata yang belakangan digemari. Elang Bondol sebagai ikon Jakarta juga kerap menyambangi Pulau Bidadari. Elang Bondol bahkan membangun beberapa sarangnya pada ketinggian pohon dan jika beruntung pengunjung akan melihat “Raja Langit” itu akan bertengger di sarangnya yang tinggi. Terdapat juga kandang Rusa, terdapat beberapa Rusa kepunyaan Resor Pulau Bidadari menjadi aksesoris wisata Pulau Bidadari. Menantang nyali gak ?

 

4. Resor Wisata

Resor yang indah dengan view pantai pasir teluk Jakarta sembari memandang Jakarta, Ibu Kota Negara, aktivitas nelayan teluk Jakarta, panorama pulau Onrus, Cipir dan Kelor menjadi salah satu daya tarik Pulau Bidadari yang membuat decak kagum pengunjung. Resor Pulau Bidadari menawarkan banyak gaya, Betawi, Tionghoa, Eropa, terdapat juga fasilitas seperti kolam renang, caffe, dan restoran. Pengunjung dapat menikmati secangkir kopi khas Jakarta sembari menatap temaram lampu Jakarta dari kejahuan lautan. Keren kan ?.

5. Pasir Putih Teluk Jakarta.

Ah… Jakarta. Hanya 20 menit dari Ancol pengunjung sudah tiba di Pantai Pasir Putih Pulau Seribu. Dari sini kita akan melihat Jakarta dengan gedung pencakar langitnya, dari Pantai Pulau Bidadari kita melihat gedung-gedung tinggi itu seperti berdiri diatas lautan menyangga langit. Dahsyat. Pada tepi pantai ini kita dapat menikmati sunrice, sunrice atau suasana malam agak sedikit redup cahaya, dengan taburan bintang. Amboy indahnya.

 

6. View Jakarta, Ibu Kota Negara

Teluk Jakarta tidak hanya indah tetapi juga memendam sejarah dunia. Dari Pulau Bidadari kita akan menemukan cara pandang lain tentang Jakarta, Ibu Kota Negara. View Jakarta dari Pulau Bidadari tidak hanya indah karena lampu malam Ibu Kota dan gedung-gedung pencakar langi tetapi juga view lanschape sejarahnya yang panjang. Pengunjung di Pulau Bidadari akan masuk keruang dimensi sejarah Jakarta, masa lalu, sekarang dan akan datang. Sebuah view Jakarta yang sempurna.

Menjangkau Pulau Bidadari tidaklah sulit, sangat mudah. Secara administratif, Pulau Bidadari bersama Pulau Onrust, Cipir dan Kelor termasuk dalam Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Pulau Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Dari Dermaga Marina, Ancol, Jakarta Utara atau Dermaga Muara Angke hanya membutuhkan waktu 20-30 menit untuk sampai di Pulau Bidadari.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *